'Raja Adil Raja Disembah, Raja Dzolim Raja Disanggah, Pemerintah Adil Masihkah Ada?, Pemerintah tak Adil Haruslah Diganti!'

'Raja Adil Raja Disembah, Raja Dzolim Raja Disanggah, Pemerintah Adil Masihkah Ada?, Pemerintah tak Adil Haruslah Diganti!'
Ketua DPC PBB Nunukan Andre Pratama saat bersama H Danni Iskandar dalam deklarasi Damai, Sabtu (5/9/2020)

Pepatah Melayu

Raja Adil Raja Disembah, Raja Dzolim Raja Disanggah, Pemerintah Adil Masih Adakah? Pemerintah tak Adil Harus Diganti, Setuju!!! 

Matahari terbit saat pagi, Lalu terbenam di pinggir pantai, Pilkada 2020 sebentar lagi, Jangan lupa pilih 'Damai'. 

Pedih hati tertembus panah, Picing mata tandanya miris, Rakyat berhak sejahtera, Tapi saat ini tak digubris. Mari kita ambil alih. 

PERHATIKAN...!!!  RAKYAT BERHAK SEJAHTERA. 

 

NUNUKAN - Inilah salah satu penggalan puisi dan pepatah melayu dari partai pengusung dan pendukung bakal calon bupati Nunukan dan Wakil Bupati Nunukan, H Danni Iskandar - H Muhammad Nasir.

Puisi penuh makna ini tertuang dalam orasi  Parpol pengusung dan pendukung. Bahkan, saut-sautan parpol dan relawan dan simpatisan tak terbendung lagi saat pasangan Damai ini menyeruhkan perubahan untuk Kabupaten Nunukan lebih baik lagi. 

Ketua DPC PBB Nunukan, Andre Pratama mengatakan majunya Danni-Nasir akan mengukir sejarah baru dan harapan baru bagi masyarakat di Kabupaten Nunukan. Tentunya dengan tujuan yang sama.

"Ini tentu memjadi harapan kita semua untuk perubahan kabupaten Nunukan. Kita tidak ingin perubahan bagi sekelompok atau keluarga saja," terangnya.

Dia mengaku dalam pemerintahan saat ini sering terdengar dalih anggaran yang defisit. Sehingga menjadi pertanyaan kepada masyarakat.

"Harusnya jangan berlindung dalam kalimat defisit. Bukankah dalam UU 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah sudah mengatur keistimewaan dan posisi strategis daerah perbatasan," bebernya. 

Atas UU ini, kata dia, seharusnya bisa menekanka pemerintah pusat wajib membangun daerah perbatasan, posisi tawar inilah yang harus dimanfaatkan.

"Membangun perbatasan adalah kerja bersama antara pemerintah pusat, provinsi dan daerah. Tinggal koordinasi dan menjemput anggaran dari pusat," bebernya.

Untuk itu, dia mengaku akan menjadi pemerintahan terbaik dari dari seluruh pemerintahan yang pernah ada di kabupaten Nunukan.

"Tentunya harus berani jujur kepada rakyat. Akan tetapi saya berharap tidak menjadi takabur tidak menjadi arogan dan malas. Kita harus semangat bergerak dari pintu pintu dan mengundang mengajak perubahan," bebernya. 

Mengenai money politik, kata dia, hal itu merupakan ujian bagi dalam pesta demokrasi. Sehingga dia menyeruhkan masyarakat harus lebih bijak.

"Ambil uangnya, pilih Danni-Nasir. Kita yakin perjuangan kebenaran dan kebaikan akan menang. Jika saya terpilih, tentunya utamakan kepentingan masyarakat diatas kepentingan pribadi maupun keluarga. Karena itulah kelemahan banyak pemimpin di Indonesia," terangnya.(*)