Pengambilan Nomor di KPU, Laura-Hanafiah Nomor Urut 01

Pengambilan Nomor di KPU, Laura-Hanafiah Nomor Urut 01
Laura-Hanafiah saat mendapatkan nomor urut satu dalam eapat pleno KPU Kamis (24/9/2020) malam

NUNUKAN - Pasangan calon bupati dan wakil bupati Nunukan, Laura-Hanafiah secara resmi mendapatkan nomor urut satu. Hal itu diketahui saat  rapat pleno pengambilan nomor urut paslon sekira pukul 19.30 WITA, Kamis (24/9) malam. 

Ketua KPU Nunukan, Rahman mengatakan penetapan nomor urut paslon ini berdasarkan surat naska KPU nomor 788. Dimana KPU menetapkan baru satu paslon sehingga secara otomatis mendapatkan nomor urut satu. 

"Jadi tidak dilakukan pencabutan. Karena paslon yang ditetapkan KPU baru ada satu," terangnya. 

Rahman mengaku dalam pengambilan nomor ini pihaknya tetap mengacu pada protokol kesehatan yang sudah diatur dalam PKPU terbaru nomor 13 tahun 2020 tentang perubahan kedua PKPU Nomor 6. 

"Nah, di pasal 55 itu disebutkan yang dapat hadir dalam rapat pleno pengambilan nomor urut paslon pertama pasangan calon, satu LO partai, lima orang anggota KPU, dan dua orang anggota Bawaslu," tambahnya. 

Dalam PKPU terbaru ini, kata dia, jelas ada perbedaan. Dimana pada saat rapat pleno penetapan paslon tamu yang diundang berjumlah 22 peserta. Namun di PKPU terbaru hanya 10 orang saja. 

Tak lama setelah pengambilan nomor, paslon Laura - Hanafiah secara bersamaan mendatangi fakta integritas yang disebelumnya mereka bacakan. Pertama, mematuhi  protokol kesehatan dan pencegahan covid-19 pada setiap tahapan pilkada berdasarkan PKPU dan prokotol kesehatan dari intansi berwenangan. 

Kemudian mengutamakan kesehatan dan keselamatan para pihak pemangku kepentingan dalam pelaksanaan seluruh tahapan pemilihan. Terakhir, menerima sanksi sesuai dengan peraturan berlaku apabila melanggar peraturan protokol kesehatan, pencegahan dan pengendalian Covid-19.(*)