Selundupkan Sabu 1,5 Kg dari Tawau, Warga Malinau Ditangkap di Sebatik

Selundupkan Sabu 1,5 Kg dari Tawau, Warga Malinau Ditangkap di Sebatik
Pelaku berinisial P warga Malinau yang ditangkap di Sebatik lantaran selundupkan sabu-sabu dari Tawau pada Jumat (22/10) malam.

NUNUKAN - Aksi penyelundupan narkoba di perbatasan Kabupaten Nunukan seakan tak ada habis. Kali ini, seorang warga Malinau yang tak berkutik ditangkap di salah satu hotel di Desa, Sei Nyamuk, Sebatik Timur, sekira pukul 21.15 WITA, Jumat (22/10/2021) malam.

Warga berinisial P (49) itu ditangkap setelah Satreskoba Polres Nunukan melakukan pengeledahan badan dan barang hingga akhirnya menemukan narkoba jenis sab-sabu seberat 1.500 gram atau 1,5 kg. 

Kapolres Nunukan AKBP Syaiful Anwar melalui Kasi Humas Polres Nunukan, Iptu Khoirul Anam mengatakan pengungkapan terjadi setelah mendapatkan laporan masyarakat di hari yang sama yakni sekira pukul 18.30 WITA. 

Dari informasi masyarakat, kata dia, ada seorang laki - laki yang diduga membawa atau menguasai narkotika jenis sabu, baru saja tiba di Sebatik dari Tawau, Malaysia.

"Kita langsung tindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan. Hingga pukul 21.15 WITA, kita berhasil mengetahui keberadaannya di salah satu hotel di Jalan Ahmad Yani, Sebatik Timur," ungkap Khoirul dalam rilis tertulisnya pada Sabtu (23/10/2021) siang. 

Tak membuang waktu lama, polisi pun langsung melakukan pengerebekan di dalam hotel dan mengamankan pelaku yang merupakan warga Malinau. "Kita langsung lakukan pengeledahan badan dan barang bawannya untuk mencari barang bukti," ujarnya.

Alhasil, dari pengeledahan itu, polisi menemukan sebanyak 2 bungkus plastik warna transparan ukuran besar diduga sabu-sabu tersimpan dalam tas selempang warna hitam.

Sabu itu itu dibungkus menggunakan kantong plastik warna hitam kemudian dilakban warna coklat. Setelah lakban coklat itu dibuka, di dalam berisi kemasan atau bungkusan plastik Teh Cina merk "GUANYINWANG" yang dilapisi plastik warna transparan ukuran besar.

"Untuk kemasan yang kedua hanya terbungkus menggunakan plastik warna hitam yang dilakban warna coklat lalu di bungkus lagi dengan plastik warna hijau," ujarnya. 

Setelah mengamankan barang bukti sabu-sabu, polisi pun langsung melakukan introgasi awal kepada pelaku. "Dari keterangan pelaku ini, sabu itu diperoleh dari seorang laki-laki yang bernama S (DPO) yang berada di Tawau (Malaysia)," tambahnya. 

Jika sabu ini berhasil lolos, kata dia, rencana pelaku dibawa ke  ke Malinau  Kaltara, dengan maksud akan dijual sendiri oleh pelaku. Atas perbuatan, P disangkakan pasal 114 ayat (2) Subsider pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun. 2009 tentang narkotika.

"Untuk barang bukti dan pelaku sudah kita amankan di Mako Polres Nunukan untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut," bebernya. 

Adapun barang bukti yang diamankan polisi diantaranya, sabu seberat 1,5 kg, satu tas salempang, gulungan lakban warna coklat, dua kantong plastik warna hitam, satu kantong plastik warna hijau, satu bungkus plastik kemasan Teh Cina merk GUANYINWANG serta satu unit handphone warga biru. (ITn)