Serbuan Vaksin di Perbatasan RI-Malaysia, Lebih Seribu Dosis Sinovac Disiapkan

Serbuan Vaksin di Perbatasan RI-Malaysia, Lebih Seribu Dosis Sinovac Disiapkan

NUNUKAN - Program serbuan vaksinasi dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 masih terus digalakkan di Kabupaten Nunukan. 

Kali ini, Pangkalan Utama TNI AL XIII Tarakan bersama Pangkalan TNI AL Nunukan serta Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Tarakan dan stake holder terkait menggelar di Gedung Aztrada 88 Sebatik, Sabtu (25/9/2021) pagi. 

Danlanal Nunukan, Letkol Laut (P) Nonot Eko Febrianto mengatakan setidaknya ada lebih dari seribu dosis vaksin yang disiapkan untuk masyarakat maritim di Pulau Sebatik. 

"Vaksin yang kita gunakan ini jenis Sinovac. Peruntukanya ada 250 dosis untuk dosis pertama dan selebihnya masyarakat yang menerima dosis kedua," terangnya.

Dia mengatakan pembentukan herd immunity di wilayah perbatasan sangat di perlukan. Apalagi, vaksinasi ini merupakan program pemerintah dalam memutuskan penularan covid-19.

"Kita berharap bisa memvaksin sebagian besar masyarakat pulau sebatik yang merupakan garda terdepan yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, Malaysia sehingga membentuk herd immunity di wilayah perbatasan," jelasnya. 

Vaksinasi yang dibantu oleh tim vaksinator dari Kantor Kesehatan Pelabuhan II Tarakan, Puskesmas Sebatik, Puskesmas Aji Kuning, Puskesmas Lapri, Puskesmas Sei Nyamuk, serta prajurit Satgas Marinir Ambalat XXVII (DLN), ini terlihat berlancar lancar. Bahkan banyak antusias masyarakat yang ingin di vaksin di pulau Sebatik sangatlah tinggi. 

Salah seorangnya, warga Sei Pancang Kecamatan, Sebatik Utara, Budi (30)  yang selesai menerima vaksin dosis kedua.

"Awalnya rasa sedikit takut ada. Apalagi dengan jarum suntik. Tapi, setelah disuntik ternyata tidak seperti ditakutkan. Bahkan, tidak ada keluhaan apapun," jelasnya.(ITn)