Tiga Hari Diburu Reskrim, Pencuri Uang 9.000 Ringgit Malaysia Ditangkap

Tiga Hari Diburu Reskrim, Pencuri Uang 9.000 Ringgit Malaysia Ditangkap

NUNUKAN - Setelah sempat bersembunyi selama tiga hari, pelaku pencurian uang di salah satu rumah di Jalan Manungg Bhakti, RT 11, Nunukan Timur, pada 23 Oktober lalu, akhirnya ditangkap Satreskrim Polres Nunukan pada Selasa (26/10/2021).

Perlaku berinisial I (34), seorang pengangguran yang juga tinggal di Pelabuhan Baru.

Kasi Humas Polres Nunukan, Iptu Khoirul Anam mengungkapkan saat kejadian, korban sedang tertidur. Namun tas salempang disimpan di bawah bantal. Tas itu berisikan uang Ringgi Malaysia (RM) 9.000.

Namun sekira pukul 2.00 WITA, korban pum terbagun dan menyadari tas salempang miliknya sudah berserakan. Saat bersamaan, korban ternyata sempat melihat seorang laki-laku mengenakan baju hitam berlari keluar rumah melalui pintu belakang. 

"Korban saat itu, langsung teriak 'pencuri' sambil mengejarnya. Namun pria yang dikejar berhasil kabur. Di tambah lagi, suasana di rumah itu minim penerangan sehingga korban sulit untuk mengenali wajah serta ciri fisik dugaan pelaku," bebernya. 

Karena gagal mendapatkan pria tersebut, korban pun kembali ke rumahnya untuk melihat isi tasnya yang sudah berserakan. Ternyata, uang tunai RM 9.000 telah lenyap. 

"Nah, pagi hari,  korban langsung melapor  ke Polsek KSKP," ungkapnya. 
Setelah laporan itu masuk, unit reskrim Polsek KSKP yang bergabung dengan Satreskrim Polres Nunukan langsung melakukan olah TKP. Hasilnya, tim gabungan menemukan beberap petunjuk yang mengarah terduga pelaku yakni I. "Disitu kita langsung melakukan pencarian dan pengejaran  keberadaan org sebagai pelakunya," bebernya. 

Sayang, pencarian selama dua hari tidak membuahkan hasil. Itu dikarenakan pelaku bersembunyi semenjak kejadian. Hingga, Selasa (26/10/2021), polisi pun mengendus lokasi persembunyian pelaku yang berada di Pelabuhan Baru, Nunukan Timur. "Akhirnya pelaku berhasil kita tangkap," bebernya. 

Dari pemeriksan fisik, kata dia, ada beberapa bagian tubuh pelaku mengalami luka-luka. Kuat dugaan luka itu diakibatkan goresan serta tusukan tiram saat pelaku melarikan diri dengan cara melompat ke perairan di belakang rumah korban. 

"Jadi, dari tangan pelaku kita temukan sisa uang Ringgit Malaysia milik korban. Kemudian ada sebagian uang tunai rupiah," jelasnya. 

Dari pengakuan pelaku uang RM 9.000 itu sebagian telah ditukar kan ke mata uang rupiah di salah satu toko yang ada di TVRI, Binusan, dan Sedadap. Sehingga, tersisa uang RM yang diamankan polisi berjumlah RM3.500 dan uang tunai rupiah Rp830 ribu. 

Dihadapan polisi, pelaku juga mengakui aksi pencurian. Pelaku masuk rumah korban melalui pintu belakang yang saat itu keadaan tertutup namun tidak terkunci. 

"Untuk kebelakang rumah korban, pelaku ini menyusuri perairan laut dangkal yang berada di belakang rumah korban. Saat sudah masuk rumah korban, pelaku lalu menarik tas korban yang ada di bawah bantal," pungkasnya. 

Pelaku menjelaskan perbuatan nya sempat diketahui oleh korban yang terbangun, sehingga pelaku langsung lari dan meloncat kembali ke perairan laut dangkal.

"Sebagian uang milik korban, digunakan pelaku untuk berbelanja, membayar hutang nya dan berjudi online. Saat ini, pelaku sudah kita amankan di Polres Nunukan. Pelaku kita kenakan Pasal 363 ayat 1 ke 3 KUH Pidana," tutupnya.(ITn)