Usulkan Kenaikan Gaji Honorer dan TPP ASN Selama 12 Bulan

Usulkan Kenaikan Gaji Honorer dan TPP ASN Selama 12 Bulan
Anggota DPRD Nunukan, Andre Pratama

NUNUKAN - Selain persoalan RKPD yang menjadi kegiatan Pemkab Nunukan tahun 2021, dua anggota DPRD Nunukan juga mengusulkan agar TPP ASN diberikan selama 12 bulan. Tak hanya itu, gaji pegawai honorer juga diminta agar dinaikan. 

Anggota DPRD Nunukan, Andre Pratama mengatakan dalam belanja tertentu jelas tertera belanja pegawai termasuk gaji dan tunjangan. "Nah, saya ingin tahun 2021 TPP ASN ini dianggarkan 12 bulan. Ini penting. Karena, selama ini hanya 10 bulan saja diberikan," jelasnya.

Kemudian untuk usulan kenaikan gaji honorer, kata dia, apakah memungkinkan jika gaji bisa tercover untuk dinaikan. Paling tidak Rp200 ribu atau Rp300 ribu lah. Karena, selama ini, gaji honorer hanya berada di kisaran satu jutaan untuk tamatan SMA. Itupun terkadang terlambat dicairkan.

"Coba dihitung ulang apakah cukup. Memungkinkan kah fostur keuangan daerah kita," bebernya. 

Hal yang sama juga diutarakan anggota DPRD lainnya, Amrin Sitanggang. Dia sangat setuju jika gaji honorer bisa ditingkatkan.

"Bukan karena ini tahun politik mendukung si ini dan si itu. Tapi, sesuaikanlah di kabupaten dan provinsi. Di Kaltara, ada lima kabupaten/kota,kenapa daerah lain bisa mencapai Rp2,5 juta, tamatan SMA, kenapa kita tidak," jelasnya. 

Dirinya mengutarakan hal ini bukan tanpa sebab. Karena, dirinya sudah membandingkan dengan gaji honorer di kabupaten/kota lainnya di Kaltara. "Anak saya pegawai, gaji anak honorer bisa Rp2,4 juta. Kenapa kita tidak samakan. Kita juga termasuk bagian dari Kaltara, Indonesia. Ini kan bisa mencukupi kebutuhan masyarakat," pungkasnya.(*)