INFOTERKINI.ID - Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengambil langkah konkret untuk memulihkan konektivitas di Bogor Selatan yang sempat terputus akibat bencana alam. Fokus utama saat ini adalah pembangunan jalur baru di kawasan Batutulis.

Proyek infrastruktur penting ini akan dilaksanakan di sepanjang Jalan Saleh Danasasmita, sebuah area yang sangat vital bagi mobilitas penduduk setempat. Langkah ini diambil sebagai respons cepat terhadap dampak buruk yang ditimbulkan oleh peristiwa longsor sebelumnya.

Target waktu penyelesaian proyek ini telah ditetapkan dengan cukup jelas oleh pihak berwenang. Diharapkan, jalur alternatif ini sudah dapat berfungsi penuh dan digunakan oleh masyarakat pada akhir tahun 2026 mendatang.

Secara spesifik, jadwal pelaksanaan telah disusun dengan cermat untuk meminimalisir dampak gangguan di wilayah tersebut. Tahap konstruksi direncanakan untuk dimulai pada bulan Mei tahun 2026.

Sementara itu, proses pengadaan dan pelelangan proyek tersebut akan berada di bawah tanggung jawab penuh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Hal ini memastikan bahwa proses administrasi berjalan sesuai koridor hukum yang berlaku.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, memberikan kepastian mengenai waktu dimulainya proses tender. "Seluruh proses lelang akan ditangani Pemprov Jabar dan dimulai pada awal April 2026," ujar Dedie A. Rachim.

Kepastian jadwal ini memberikan harapan besar bagi warga yang selama ini mengalami kesulitan akses akibat terputusnya jalur utama. Pemulihan akses vital ini menjadi prioritas utama pemerintah daerah.

Dari rilis yang disampaikan, konstruksi fisik jalur baru ini ditargetkan selesai dan siap dioperasikan pada bulan November 2026. Ini menunjukkan komitmen kuat untuk segera mengembalikan fungsi jalan tersebut.

Pembangunan jalur baru ini merupakan upaya krusial untuk menjamin keselamatan dan kelancaran transportasi warga Bogor Selatan pasca-bencana. Dilansir dari bogorplus.id, persiapan lelang segera dilakukan.