Ajang balap internasional Idemitsu Moto4 Asia Cup (IM4AC) 2026 menjadi panggung pembuktian bagi talenta muda berbakat asal Indonesia. Sirkuit Internasional Chang di Buriram, Thailand, menjadi saksi bisu ketangguhan para rider tanah air pada kompetisi yang digelar akhir pekan lalu. Salah satu nama yang mencuri perhatian adalah Bintang Pranata Sukma yang tampil sangat kompetitif sepanjang seri pembuka tersebut.

Pada balapan perdana yang dihelat Sabtu (28/2/2026), Bintang menunjukkan kelasnya dengan merebut posisi ketiga secara dramatis di lintasan balap. Meskipun mengawali perlombaan dari urutan kelima, ia tidak gentar menghadapi tekanan besar dari para rival kuat di depannya. Keberaniannya melakukan manuver tajam serta teknik pengereman di tikungan terakhir memastikan satu tempat di podium bagi Indonesia.

Keberhasilan ini tidak lepas dari tempaan keras yang diterima Bintang selama menimba ilmu di Astra Honda Racing School (AHRS). Program pembinaan dari PT Astra Honda Motor (AHM) tersebut terbukti efektif dalam mencetak pembalap berkualitas yang mampu bersaing di level internasional. Performa impresif di Buriram menjadi sinyal positif bagi masa depan karier balap profesional sang pembalap muda tersebut.

Memasuki balapan kedua pada Minggu (1/3/2026), atmosfer persaingan di lintasan sepanjang 15 putaran tersebut terasa semakin memuncak sejak bendera start dikibarkan. Bintang sempat mendominasi jalannya lomba dengan memimpin barisan terdepan selama beberapa putaran yang sangat krusial. Ia didampingi oleh rekan setimnya, Resky Yusuf dan Muh Badly Ayatullah, yang juga tampil agresif di rombongan utama.

Sayangnya, tensi tinggi pada putaran terakhir menyebabkan terjadinya insiden yang mengubah peta persaingan secara mendadak bagi para pembalap. Bintang mengakui tantangan berat tersebut dalam rilis resmi yang dikeluarkan setelah balapan berakhir dengan penuh drama di Thailand. "Alhamdulillah, round pertama Moto4 Asia Cup sudah selesai, perjalanan race dua tadi cukup menantang," ungkap Bintang Pranata Sukma.

Akibat insiden yang melibatkan beberapa pembalap di lap terakhir, Bintang harus menerima hukuman penalti yang menggeser posisinya ke urutan kelima. Meski kehilangan podium di balapan kedua, ia tetap menunjukkan sikap sportif dan optimisme yang tinggi untuk menghadapi seri berikutnya. Ia menyadari bahwa pengalaman di Buriram merupakan pelajaran berharga untuk meningkatkan performa pengereman dan strategi balapnya.

Hasil di seri pembuka IM4AC 2026 ini memberikan modal kepercayaan diri yang besar bagi tim balap Astra Honda. Bintang Pranata Sukma berjanji akan melakukan evaluasi menyeluruh dan mempersiapkan fisik serta mental lebih matang guna menghadapi tantangan selanjutnya. Dukungan penuh dari masyarakat diharapkan terus mengalir bagi para pejuang aspal muda kebanggaan bangsa ini di kancah dunia.

Sumber: Portal7

https://portal7.co.id/post/rider-muda-indonesia-gebrak-sirkuit-buriram-bintang-sukma-raih-podium