INFOTERKINI.ID - Popularitas kendaraan listrik di Indonesia terus meningkat, didorong oleh efisiensi biaya operasional yang nyata dirasakan oleh para penggunanya. Fenomena ini terlihat jelas pada kisah Eko Budiharsono, seorang warga Jakarta Barat, yang kini mengandalkan dua unit kendaraan listrik BYD untuk mobilitas hariannya.
Keputusan Eko untuk beralih sepenuhnya ke mobil listrik dimulai pada tahun 2024 dengan kepemilikan BYD Seal, yang kemudian dilengkapi dengan BYD M6 pada Juli 2025. Transisi ini memberikan dampak finansial yang drastis terhadap anggaran transportasi pribadinya.
Sebelumnya, Eko harus mengeluarkan biaya sekitar Rp8 juta hingga Rp9 juta untuk pajak tahunan, ditambah beban bulanan Rp3,5 juta untuk bahan bakar solar. Kini, biaya pajak tahunan anjlok menjadi hanya Rp143.000, sementara konsumsi energi bulanannya berkisar di angka Rp400.000.
Keuntungan lain yang dirasakan adalah fleksibilitas mobilitas harian di Ibu Kota, khususnya terkait kebijakan pembatasan ganjil-genap. Kendaraan listrik tidak terpengaruh aturan tersebut, memberikan keleluasaan bagi Eko dalam pergerakannya.
Pengalaman positif ini merefleksikan tren kepercayaan publik yang semakin tinggi terhadap mobil listrik, bahkan untuk perjalanan antar kota yang menuntut jarak tempuh jauh. Buktinya, data mudik Lebaran 2025 menunjukkan lebih dari 13.600 unit kendaraan listrik digunakan, melonjak signifikan dari 4.300 unit pada tahun sebelumnya.
BYD M6 tidak hanya menonjol karena efisiensi biaya, tetapi juga karena integrasi teknologi cerdas yang melampaui ekspektasi penggunanya. Eko sangat terkesan dengan kapabilitas sistem pencatatan data berkendara yang sangat detail dan komprehensif.
Setiap komponen kendaraan dilengkapi sistem perekaman aktivitas secara real-time, mulai dari gaya mengemudi hingga respons kendaraan di berbagai kondisi jalan. Sistem ini mampu mencatat detail krusial, seperti apakah pengemudi sedang memegang setir atau menginjak rem saat terjadi insiden.
"Setiap bagian kendaraan memiliki sistem yang mampu merekam aktivitas secara real-time, mulai dari cara mobil dikendarai hingga respons kendaraan di jalan," ujar Eko Budiharsono.
Fitur keselamatan canggih turut menjadi sorotan, seperti Intelligent Cruise Control yang memberlakukan protokol ketat, memberikan notifikasi jika pengemudi tidak menyentuh kemudi dalam kurun waktu 10 detik. Selain itu, fitur Digital Key memungkinkan seluruh fungsi kunci dan pengoperasian mesin dilakukan melalui aplikasi BYD di ponsel pintar.