JABARONLINE.COM - Meskipun hanya berbekal ijazah sekolah dasar (SD), Mang Kudil, warga Desa Sukamaju, Kecamatan Cikakak, Sukabumi, berhasil menjadi motor penggerak ekonomi lokal. Dengan filosofi kerja ikhlas dan kemandirian, ia kini mampu membuka lapangan pekerjaan bagi puluhan warga di desanya dan desa-desa sekitarnya.
Dari hati yang paling dalam, Mang Kudil menanamkan cita-cita besar: ingin hidupnya berguna bagi sesama. Tekad ini yang menjadi modal utamanya saat merintis usaha.
Perjalanan Mang Kudil dalam membangun usahanya tidaklah mulus dan sempat mengalami jatuh bangun. Namun, semangatnya untuk keluar dari kesulitan dan nilai kemandirian yang ia pegang teguh tidak pernah padam. Keyakinannya bahwa tanah Sukabumi adalah tempat yang diberkahi menjadi energi dalam setiap langkahnya.
Dengan ketekunan dan kerja keras, ia mampu membangun usaha yang kini memberdayakan sejumlah temannya yang memiliki keterampilan menjahit. Jangkauan pemberdayaannya meluas, tidak hanya di Desa Sukamaju, tetapi juga mencakup beberapa desa tempat para pekerjanya tinggal.
Mang Kudil menegaskan bahwa tujuan utamanya dalam bekerja bukanlah mengejar nama atau keuntungan pribadi, melainkan untuk membuka jalan rezeki bagi orang lain.
“Ini bukan usaha saya, bahkan mungkin bukan rezeki saya. Tapi rezeki teman-teman saya yang Allah titipkan jalannya lewat saya,” ungkap Mang Kudil dengan rendah hati. Kalimat itu mencerminkan filosofi hidupnya yang berfokus pada peran sebagai perantara rezeki.
Di tengah keterbatasan latar belakang pendidikan formal, Mang Kudil membuktikan bahwa niat tulus, kerja keras yang konsisten, dan semangat mandiri mampu melahirkan kekuatan besar. Ia tidak hanya menggerakkan roda ekonomi kecil di desanya, tetapi juga menumbuhkan rasa kebersamaan dan saling dukung di antara warga.
Sosok Mang Kudil menjadi inspirasi bahwa pendidikan formal bukan satu-satunya penentu keberhasilan, melainkan ketulusan hati dan kerja keras yang konsisten. Dengan semangat Bismillah, Mang Kudil terus melangkah, menjadikan hidupnya sebagai ladang manfaat, menyalakan harapan, dan menghidupi banyak orang di lingkungan sekitarnya.***