Umat Islam di Kota Medan kini memasuki hari keempat pelaksanaan ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah yang jatuh pada Minggu, 22 Februari 2026. Momentum awal bulan suci ini menjadi waktu krusial bagi warga untuk memperkuat ketakwaan melalui berbagai amalan ibadah. Pemerintah melalui Kementerian Agama telah merilis jadwal resmi sebagai acuan agar pelaksanaan ibadah berjalan dengan tertib dan khusyuk.

Berdasarkan perhitungan astronomis, waktu Imsak untuk wilayah Kota Medan dan sekitarnya ditetapkan pada pukul 05.12 WIB. Selang sepuluh menit kemudian, kumandang azan Subuh akan terdengar pada pukul 05.22 WIB sebagai tanda dimulainya waktu puasa. Jadwal ini juga mencakup waktu Dzuhur pukul 12.42 WIB, Ashar pukul 16.00 WIB, Magrib pukul 18.43 WIB, serta Isya pukul 19.52 WIB.

Penentuan waktu imsakiyah ini disusun secara akurat berdasarkan titik koordinat geografis Kota Medan pada posisi 3.58° LU dan 98.67° BT. Ketetapan waktu tersebut tidak hanya berlaku bagi warga Medan, namun juga menjadi pedoman bagi daerah penyangga seperti Deli Serdang, Binjai, hingga Langkat. Sinkronisasi waktu sangat penting mengingat adanya pergeseran waktu matahari yang terjadi secara berkala selama bulan Ramadan.

Masyarakat diimbau untuk selalu merujuk pada kanal resmi seperti situs Bimas Islam Kementerian Agama untuk mendapatkan data yang valid. Melalui laman tersebut, warga dapat mengunduh jadwal lengkap satu bulan penuh secara gratis dengan memasukkan data provinsi dan kabupaten/kota yang relevan. Langkah ini bertujuan untuk menghindari kekeliruan jadwal yang berpotensi mengganggu kenyamanan dalam menjalankan ibadah harian.

Selain mematuhi jadwal, warga Medan disarankan untuk mengatur waktu istirahat dan sahur agar tubuh tetap bugar di tengah cuaca yang cenderung hangat. Penggunaan aplikasi jadwal salat berbasis GPS sangat direkomendasikan untuk memberikan notifikasi otomatis saat waktu imsak atau berbuka tiba. Hal ini membantu masyarakat tetap disiplin dalam beribadah meskipun sedang disibukkan dengan aktivitas pekerjaan atau kegiatan lainnya.

Tradisi Ramadan di Kota Medan juga dimeriahkan dengan beragam sajian takjil khas seperti soto Medan dan bika ambon yang tersedia di berbagai pasar kuliner. Masjid-masjid ikonik seperti Masjid Raya Al-Mashun dan Masjid Agung Medan turut berperan aktif dalam menyuarakan jadwal ibadah melalui pengeras suara. Sinergi antara kearifan lokal dan panduan resmi pemerintah menciptakan suasana Ramadan yang harmonis di ibu kota Sumatera Utara ini.

Menjaga stamina dengan asupan nutrisi dan hidrasi yang cukup menjadi kunci utama dalam menghadapi tingkat kelembapan udara yang tinggi di Medan. Kedisiplinan dalam mengikuti jadwal imsakiyah diharapkan dapat membantu umat Islam menjalankan puasa dengan lebih tenang dan penuh berkah. Semoga informasi jadwal sholat dan imsak ini dapat memfasilitasi kebutuhan spiritual seluruh warga Medan sepanjang Ramadan 2026.