INFOTERKINI.ID - Palermo mengukir kemenangan penting di hadapan hampir 28.000 pasang mata di Stadion Renzo Barbera saat menjamu Avellino pada hari Minggu Paskah, 5 April 2026. Kemenangan dengan skor akhir 2-0 ini sangat vital untuk menjaga posisi mereka dalam persaingan ketat klasemen liga.
Di bawah arahan pelatih Pippo Inzaghi, skuad tuan rumah berhasil mencetak gol melalui kontribusi masing-masing dari Palumbo dan Ranocchia, yang tercipta di setiap babak pertandingan. Hasil ini krusial mengingat pesaing utama mereka, Frosinone, juga berhasil meraih kemenangan di laga mereka.
Keunggulan jumlah pemain sangat memengaruhi jalannya laga, setelah pemain Avellino, Izzo, menerima kartu merah menjelang turun minum. Keunggulan ini membuat Palermo semakin leluasa mengontrol ritme permainan sepanjang babak kedua.
Pertahanan Palermo kembali menunjukkan soliditasnya yang luar biasa musim ini, membukukan clean sheet ke-16 mereka. Tercatat, mereka hanya kebobolan sepuluh gol di Barbera sepanjang kompetisi berjalan, menegaskan betapa kokohnya lini belakang tim.
Sayangnya, kemenangan tersebut sedikit ternoda oleh cedera yang dialami kiper Joronen di babak kedua, meskipun harapan besar disematkan bahwa cedera tersebut tidak tergolong serius. Kabar ini menjadi satu-satunya catatan minor dalam malam yang sukses bagi tim tuan rumah.
Pippo Inzaghi menurunkan komposisi tim terbaiknya, termasuk kembalinya Peda di jantung pertahanan dan mengandalkan duet Palumbo serta Le Douaron di lini serang karena absennya Johnsen. Kehadiran penting juga terlihat dari dukungan langsung Presiden Republik, Sergio Mattarella, yang menyaksikan laga tersebut untuk kedua kalinya musim ini.
Momen pemecah kebuntuan terjadi pada menit ke-12 ketika Palumbo berhasil mengonversi peluang emas yang diawali inisiatif apik dari Le Douaron. Palumbo melepaskan tendangan akurat dari dalam kotak penalti, membawa Palermo unggul 1-0.
Keunggulan tersebut semakin diperkuat menjelang akhir babak pertama, ketika bek Avellino, Izzo, diusir wasit karena melakukan pelanggaran keras terhadap Pierozzi pada menit ke-43. Situasi ini memaksa Avellino bermain dengan sepuluh orang di babak kedua.
Pasca jeda, Inzaghi melakukan penyesuaian taktis, memasukkan Gyasi menggantikan Pierozzi yang sudah mengantongi kartu kuning, sementara Avellino melakukan pergantian ganda. Meskipun sempat melihat gol Le Douaron di menit ke-60 dianulir VAR karena offside, Palermo akhirnya mengunci kemenangan.