INFOTERKINI.ID - Pemerintah telah menyediakan mekanisme digital bagi masyarakat untuk memastikan status kelayakan mereka dalam menerima berbagai program bantuan sosial yang dijadwalkan pada periode April 2026. Akses pengecekan mandiri ini meliputi program seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), serta program Atensi.

Indikator utama yang digunakan pemerintah untuk menentukan siapa yang berhak menerima bantuan adalah melalui status desil kesejahteraan keluarga penerima manfaat. Status desil ini berfungsi sebagai acuan krusial dalam pengelompokan tingkat kesejahteraan seluruh keluarga di Indonesia saat ini.

Desil sendiri merupakan sistem pengelompokan kesejahteraan yang perhitungannya didasarkan pada variabel sosial-ekonomi yang sangat spesifik. Komponen penilaiannya mencakup data individu seperti tingkat pendidikan dan jenis pekerjaan, hingga kondisi fisik rumah serta total aset yang dimiliki oleh keluarga tersebut.

Secara umum, terdapat sepuluh kategori desil yang masing-masing merepresentasikan 10 persen dari total populasi keluarga di Indonesia. Kelompok desil 1 didefinisikan sebagai kategori sangat miskin, sementara desil 2 masuk kategori miskin, dan desil 3 dikelompokkan sebagai hampir miskin.

Lebih lanjut, desil 4 dikategorikan sebagai kelompok yang rentan miskin, sedangkan desil 5 masuk dalam kategori pas-pasan dalam hal kondisi ekonomi. Masyarakat yang masuk dalam kategori desil 6 hingga desil 10 umumnya diklasifikasikan sebagai kelompok menengah ke atas dan bukan menjadi prioritas utama penyaluran bantuan sosial pemerintah.

Penetapan resmi siapa yang akan menjadi penerima manfaat program bantuan didasarkan pada rentang desil tertentu yang telah disesuaikan dengan jenis program bantuan yang sedang dijalankan oleh pemerintah pusat. Rincian persyaratan desil ini sangat penting untuk diketahui oleh calon penerima manfaat.

Data desil ini bersifat dinamis dan sangat mungkin mengalami perubahan seiring dengan perkembangan kondisi terkini dari masing-masing keluarga penerima manfaat. Pembaruan data ini biasanya dilakukan melalui pihak desa atau kelurahan, dinas sosial terkait, atau melalui aplikasi resmi yang kemudian dihitung ulang secara berkala oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Proses pengecekan kategori desil kini dapat dilakukan dengan langkah yang sangat mudah melalui situs resmi cekbansos.kemensos.go.id menggunakan perangkat browser pada ponsel pintar atau komputer pribadi. Langkah awal yang perlu dipersiapkan oleh pengguna adalah Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tertera jelas pada kartu tanda penduduk (KTP) masing-masing.

"Masyarakat dapat memastikan kelayakan status penerimaan bantuan sosial periode April 2026 secara mandiri melalui layanan digital resmi," demikian informasi yang didapat oleh publik, dilansir dari Bansos.