INFOTERKINI.ID - Atmosfer persaingan yang sangat ketat kini menyelimuti kota Monterrey, Meksiko. Kota tersebut menjadi saksi bisu persiapan laga krusial penentuan satu slot tersisa menuju putaran final Piala Dunia 2026.
Pertandingan yang dianggap sebagai laga hidup mati ini akan mempertemukan tim nasional Bolivia melawan Irak. Duel penting tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion BBVA, yang dikenal dengan julukan Gigante de Acero, pada Selasa, 31 Maret 2026 pukul 23.00 waktu setempat.
Gelombang besar suporter dari kedua negara telah membanjiri berbagai sudut kota Monterrey. Mereka datang untuk memberikan dukungan moral secara langsung kepada tim kesayangan mereka dalam momen penentuan ini.
Antusiasme luar biasa ini didukung oleh fakta bahwa para penggemar rela menempuh perjalanan yang sangat jauh. Kehadiran mereka menunjukkan betapa besarnya harapan untuk menyaksikan momen bersejarah bagi tim nasional masing-masing, dilansir dari Sports Illustrated.
Di antara ribuan pendukung timnas Bolivia, yang dikenal sebagai La Verde, terdapat dua kakak beradik bernama Oscar dan Santiago Flores. Mereka secara khusus melakukan perjalanan dari Sucre, Bolivia, untuk menyaksikan pertandingan ini secara langsung.
Oscar berbagi kenangan mendalam mengenai partisipasi terakhir Bolivia di ajang sepak bola tertinggi dunia tersebut. Ia mengenang masa kecilnya saat menyaksikan pencapaian timnas negaranya.
"Biarkan mereka memberikan segalanya: jiwa, hidup, dan hati. Bukan hanya kami yang ada di sini," ujar Oscar, mengenang kembali momen bersejarah Bolivia di Piala Dunia ketika dirinya baru berusia tiga tahun.
Sementara itu, euforia serupa juga terlihat jelas di negara asal kedua tim. Di La Paz, suasana menjelang pertandingan mengingatkan warga pada euforia tahun 1993, ketika Bolivia berhasil lolos ke Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat.
Pusat kota La Paz sejak pagi hari dipenuhi oleh pedagang yang menjajakan atribut tim nasional, seperti bendera, jersey, hingga syal khas Bolivia. Hal ini menunjukkan semangat dukungan yang meluas di kalangan masyarakat.