Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, secara resmi mengeluarkan peringatan dini terkait potensi bahaya pohon tumbang di wilayah perkotaan. Langkah antisipatif ini diambil menyusul peningkatan intensitas hujan deras yang melanda Kota Makassar dalam beberapa pekan terakhir. Masyarakat diminta untuk tidak meremehkan kondisi cuaca yang sering berubah secara mendadak demi keselamatan bersama.

Hujan lebat yang disertai angin kencang kini menjadi ancaman nyata bagi keselamatan warga di berbagai ruang publik. Pihak pemerintah kota mengidentifikasi adanya kerentanan tinggi pada sejumlah pohon pelindung jalan yang tersebar di titik-titik rawan. Kondisi lingkungan yang ekstrem menuntut kewaspadaan ekstra dari seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali selama beraktivitas di luar rumah.

Imbauan penting ini disampaikan langsung oleh pria yang akrab disapa Appi tersebut di hadapan para jamaah setempat. Momen tersebut bertepatan dengan kegiatan Safari Ramadan yang dilaksanakan di Masjid KG Bakri, Kecamatan Ujung Tanah, pada Selasa (24/2/2026). Kegiatan ini dimanfaatkan pemerintah untuk berinteraksi sekaligus menyosialisasikan langkah mitigasi bencana secara langsung kepada warga.

Dalam pernyataannya, Appi menekankan bahwa curah hujan yang sangat tinggi memicu berbagai risiko kecelakaan yang bersifat fatal. Beliau berharap masyarakat bisa lebih mawas diri dan menghindari berteduh di bawah pohon besar saat badai sedang terjadi. "Saat ini curah hujan masih relatif sangat tinggi sehingga saya berharap untuk semua bisa mawas diri," tegasnya dalam keterangan resmi.

Selain risiko keselamatan jiwa, ancaman pohon tumbang juga berpotensi menyebabkan kerugian materiil yang cukup signifikan bagi masyarakat. Kabel jaringan listrik dan kendaraan yang terparkir di bawah pohon menjadi sasaran empuk dari dampak buruk cuaca ekstrem ini. Pemerintah berupaya meminimalisir segala bentuk kerugian melalui serangkaian kebijakan pencegahan yang lebih terukur di lapangan.

Dinas terkait kini mulai melakukan pemetaan terhadap pohon-pohon yang dianggap rawan roboh untuk segera dilakukan tindakan pemangkasan. Evaluasi kesehatan pohon menjadi prioritas utama tim teknis untuk memastikan tidak ada dahan yang membahayakan pengguna jalan. Langkah cepat ini dilakukan demi menjamin kenyamanan serta keamanan mobilitas warga di tengah cuaca yang tidak menentu.

Keselamatan warga tetap menjadi prioritas utama bagi jajaran Pemerintah Kota Makassar dalam menghadapi fenomena alam tahunan ini. Kolaborasi aktif antara pemerintah dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk menciptakan lingkungan kota yang lebih tangguh terhadap bencana. Dengan kewaspadaan yang tinggi, diharapkan tidak ada insiden fatal maupun korban jiwa yang terjadi di masa mendatang.