PAPUA BARAT – Komandan Korem (Danrem) 182/JO, Kolonel Inf Irwan Budiana, menekankan pentingnya penguatan disiplin prajurit dan dukungan logistik di daerah terpencil saat melakukan kunjungan kerja ke Koramil 1806-02/Babo, Papua Barat, pada Senin (26/1).

Kunjungan Danrem ini merupakan bagian dari implementasi arahan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) tentang penguatan peran komandan satuan di lapangan. Koramil Babo memiliki signifikansi strategis sebagai satuan terluar di bawah Kodim 1806/Teluk Bintuni yang berlokasi di wilayah perbatasan langsung antara Kabupaten Teluk Bintuni dan Kabupaten Fakfak.

Dalam arahannya, Kolonel Irwan Budiana menyoroti perlunya kepemimpinan yang humanis, disiplin prajurit, dan kepekaan sosial. Ia menyampaikan lima poin strategis yang wajib menjadi fokus para komandan satuan teritorial.

Lima Arahan Strategis Danrem

Pertama, Danrem meminta komandan satuan untuk aktif memberikan Jam Komandan (Jamdan) secara rutin. Jamdan ini harus membahas langsung persoalan pelanggaran yang terjadi di satuan sebagai langkah preventif untuk menjaga profesionalisme prajurit.

Kedua, komandan kewilayahan diinstruksikan agar rutin turun ke satuan bawah, termasuk Koramil, guna meningkatkan moril dan mengetahui kondisi riil anggotanya. Salah satu langkah konkretnya adalah mendata dan mengajukan perbaikan untuk rumah prajurit yang mengalami kerusakan.

Ketiga, Danrem memerintahkan dilakukannya survei wilayah secara mendalam untuk mengidentifikasi kebutuhan alat transportasi air, seperti perahu atau longboat. Dukungan mobilitas ini sangat krusial untuk menunjang tugas teritorial di daerah perairan. Hasil survei tersebut diperintahkan untuk segera diajukan ke Kasad.

Keempat, Danrem menegaskan kembali komitmen nol toleransi terhadap pelanggaran. Pembinaan yang konsisten dan pengawasan berjenjang harus diterapkan untuk memastikan prajurit mematuhi aturan.

Kelima, Danrem Irwan Budiana mengingatkan pentingnya dukungan penuh kepada Bintara Pembina Desa (Babinsa) sebagai ujung tombak pembinaan teritorial dan pelayanan masyarakat di tingkat desa.