INFOTERKINI.ID - Persebaya Surabaya harus menerima kenyataan pahit usai melakoni pertandingan pekan ke-27 Super League pada Sabtu (10/5/2026). Mereka menelan kekalahan telak dengan skor 0-3 dari tuan rumah Persija Jakarta.
Kekalahan ini secara signifikan memupus segala harapan Persebaya untuk bisa merengkuh trofi juara liga musim ini. Akibat hasil minor tersebut, posisi mereka kini tertahan di peringkat keenam klasemen sementara kompetisi.
Meskipun sempat menunjukkan performa yang cukup menjanjikan di awal kedatangan pelatih Bernardo Tavares, konsistensi tim sayangnya tidak mampu dipertahankan hingga akhir musim. Kegagalan ini menutup peluang Bajul Ijo untuk mengejar defisit poin dari tim-tim yang berada di posisi teratas klasemen.
Pertandingan krusial tersebut diselenggarakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), dan kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi skuad asuhan Tavares. Hasil ini mengakhiri mimpi besar klub dan suporter untuk melihat Persebaya menjadi kampiun liga.
Menanggapi kegagalan tersebut, pelatih Bernardo Tavares menegaskan bahwa dirinya sejak awal tidak pernah memberikan janji muluk mengenai gelar juara kepada siapapun. Ia menyampaikan hal ini setelah pertandingan berakhir, dilansir dari Detik Sport.
"Saat saya datang, saya tidak pernah menjanjikan kepada siapa pun bahwa kami akan menjadi juara, termasuk untuk masa depan," kata Tavares seusai laga kontra Persija.
Tavares menekankan bahwa fokus utamanya saat menerima pinangan Persebaya adalah bekerja keras dan memberikan kontribusi maksimal bagi tim. Ia datang dengan niat tulus untuk mengabdi pada klub.
"Yang saya janjikan adalah saya datang untuk bekerja, bukan untuk berlibur. Saya berusaha memberikan yang terbaik," ujarnya.
Saat ini, Persebaya mengoleksi total 42 poin dan menempati posisi keenam dalam tabel klasemen sementara. Mereka terpaut selisih 19 poin dari Persib Bandung yang saat ini memuncaki klasemen liga.