INFOTERKINI.ID - Ajang UEFA Conference League musim 2025-2026 telah mencapai babak puncak setelah selesainya laga leg kedua semifinal pada Kamis (7/5/2026). Dua tim dari liga top Eropa, Crystal Palace dan Rayo Vallecano, dipastikan akan saling berhadapan untuk memperebutkan trofi juara.

Pertandingan final tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Red Bull Arena, Leipzig, Jerman. Laga bersejarah ini akan digelar pada 27 Mei 2026 mendatang untuk menentukan siapa yang layak menjadi pemenang di kompetisi kasta ketiga Eropa tersebut.

Crystal Palace mengamankan tiket final setelah menundukkan wakil Ukraina, Shakhtar Donetsk, dengan skor 2-1 di Selhurst Park. Kemenangan ini membuat klub asal London tersebut unggul agregat telak 5-2 atas lawannya, dilansir dari catatan pertandingan resmi.

Jalannya pertandingan sempat berlangsung sengit ketika tuan rumah unggul lebih dulu melalui gol bunuh diri Pedro Henrique pada menit ke-25. Shakhtar Donetsk sempat memberikan perlawanan dan menyamakan kedudukan lewat aksi Eguinaldo sembilan menit kemudian.

Kemenangan The Palace akhirnya dikunci oleh Ismaila Sarr yang mencetak gol penentu pada menit ke-52. Gol tersebut sekaligus mengakhiri perlawanan tim asuhan pelatih Arda Turan yang gagal mengejar ketertinggalan agregat mereka hingga peluit panjang dibunyikan.

Keberhasilan menembus partai final ini menjadi catatan sejarah tersendiri bagi Crystal Palace karena merupakan yang pertama kalinya bagi klub tersebut. Skuad yang diperkuat Jean Philippe Mateta ini tampil impresif meski sebelumnya sempat berkompetisi di kasta bawah akibat sanksi kepemilikan klub.

Sementara itu, Rayo Vallecano menyusul ke partai puncak setelah mengandaskan perlawanan Strasbourg di Stadion Stade de la Meinau. Wakil Spanyol tersebut berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 dalam laga tandang yang berlangsung cukup alot.

Gol tunggal kemenangan Rayo Vallecano dicetak oleh penyerang mereka, Alemao, pada menit ke-42 babak pertama. Hasil ini memastikan keunggulan agregat 2-0 bagi Vallecano setelah mereka juga memenangkan pertemuan pertama di markas sendiri.

Kekalahan ini membuat ambisi Strasbourg untuk membalikkan keadaan di depan pendukung sendiri harus terkubur. Mereka gagal membobol gawang Vallecano dalam dua pertemuan yang berlangsung di babak semifinal musim ini.