INFOTERKINI.ID - Pemerintah pusat mengumumkan rencana konkret untuk mengatasi krisis perumahan di ibu kota dengan membangun 800 unit hunian vertikal baru. Proyek ini secara spesifik akan difokuskan pada dua lokasi utama yang sangat strategis di wilayah Jakarta Pusat.

Dua lokasi yang terpilih untuk pengembangan proyek perumahan ini adalah kawasan Pasar Senen dan Tanah Abang. Rencana ini merupakan bagian integral dari upaya pemerintah dalam memenuhi kebutuhan tempat tinggal yang mendesak di tengah kepadatan penduduk Jakarta.

Pengembangan vertikal ini akan memanfaatkan aset lahan milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dinilai sangat potensial. PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan PT Angkasa Pura Indonesia adalah dua BUMN pemilik lahan yang akan dialihfungsikan untuk pembangunan ini.

Informasi resmi ini disampaikan langsung oleh Menteri Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, bersama dengan Kepala Badan Pengaturan BUMN, Dony Oskaria. Pengumuman tersebut disampaikan usai keduanya menghadiri rapat penting di Kantor BP BUMN, Jakarta, pada Rabu, 1 April 2026.

Menteri Maruarar Sirait menekankan urgensi proyek ini dalam rapat tersebut, menyatakan bahwa pembangunan ini krusial untuk merespons tingginya permintaan hunian di ibu kota. Rencana detail menunjukkan alokasi 300 unit di Pasar Senen dan 500 unit di Tanah Abang.

Lebih lanjut, pemerintah menargetkan penyelesaian pembangunan fisik seluruh 800 unit hunian vertikal tersebut dapat rampung pada tanggal 15 Juni 2026 mendatang. Hal ini menunjukkan komitmen tinggi terhadap kecepatan realisasi program perumahan rakyat.

Dalam pelaksanaan konstruksi, pemerintah memilih skema kolaborasi dengan melibatkan sektor swasta melalui mekanisme dana Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR). Skema ini memungkinkan pihak swasta membangun, sementara kepemilikan lahan tetap di bawah otoritas KAI.

"Proyek ini penting untuk memenuhi permintaan tempat tinggal di Jakarta yang padat," jelas Menteri Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, seperti dikutip dari Money.

Kepala Badan Pengaturan BUMN, Dony Oskaria, menegaskan komitmen BUMN untuk mendukung penuh program pemerintah melalui optimalisasi aset yang dimiliki. "BUMN berkomitmen untuk mengoptimalkan aset-aset mereka guna mendukung program pemerintah, khususnya dalam pembangunan hunian vertikal di area perkotaan," ujar Dony Oskaria.