INFOTERKINI.ID - Semen Padang FC bersiap melakoni laga krusial dalam lanjutan pekan ke-28 Super League dengan menjamu Persijap Jepara. Pertandingan yang sangat menentukan bagi masa depan tim tuan rumah ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Agus Salim, Padang, pada sore hari ini pukul 15.30 WIB.
Kemenangan menjadi solusi mutlak bagi tim berjuluk Kabau Sirah tersebut demi memperbaiki posisi mereka di tabel klasemen. Saat ini, klub kebanggaan masyarakat Sumatra Barat itu masih tertahan di peringkat ke-17 dengan mengoleksi total 20 poin.
Berdasarkan data yang dilansir dari Detikcom, sang tamu Persijap Jepara saat ini berada di posisi yang sedikit lebih aman. Tim asal Jawa Tengah tersebut menduduki peringkat ke-15 pada klasemen sementara, atau unggul dua tingkat di atas Semen Padang FC.
Pelatih kepala Semen Padang FC, Imran Nahumarury, menyatakan bahwa seluruh persiapan teknis menjelang laga penting ini telah dilakukan secara maksimal. Ia menekankan bahwa status sebagai tuan rumah harus dimanfaatkan sebagai modal utama untuk mengamankan poin penuh.
"Persiapan tim berjalan normal seperti biasanya, namun bermain di kandang memberikan atmosfer berbeda sehingga target utama kami tetap mengamankan kemenangan," ujar Imran Nahumarury.
Selain kesiapan taktik, aspek mentalitas pemain juga menjadi perhatian serius jajaran kepelatihan. Para penggawa Kabau Sirah dituntut untuk menunjukkan semangat juang tinggi dan konsistensi permainan hingga peluit panjang ditiupkan oleh wasit.
"Keyakinan kami untuk terus berjuang hingga kompetisi berakhir tidak pernah luntur, karena dengan usaha keras segala sesuatu bisa dicapai asalkan kita mau berbuat sesuatu di lapangan," kata Imran Nahumarury.
Namun, upaya tuan rumah sedikit terhambat dengan absennya tiga pemain kunci mereka. Wakaso, Irsyad, dan Samuel dilaporkan belum bisa diturunkan dalam pertandingan sore ini karena masih dalam proses pemulihan cedera.
"Meskipun ada beberapa pilar yang absen, saya percaya dengan kedalaman skuad dan kesiapan pemain lain yang sudah teruji dalam sesi latihan untuk menutupi kekosongan tersebut," tegas Imran Nahumarury.