INFOTERKINI.COM, Jakarta, – PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya menggelar bazar sembako murah bertajuk Terang Berkah Ramadan sebagai bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) “Berbagi Berkah Ramadan Bersama PLN”.
Kegiatan yang berlangsung di GOR Pengadegan, Jakarta Selatan tersebut menyediakan 1.200 paket sembako bagi masyarakat dengan harga tebus hanya Rp70.000 per paket, jauh lebih murah dibanding harga normal sekitar Rp150.000.
Setiap paket sembako berisi 5 kilogram beras, 1 kilogram gula, dan 1 liter minyak goreng. Program ini tidak hanya membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga memiliki misi sosial yang lebih luas.
Hasil penjualan dari bazar sembako murah ini akan dimanfaatkan untuk mendukung penyambungan listrik baru maupun penambahan daya bagi berbagai fasilitas umum masyarakat. Di antaranya sekolah, pondok pesantren, puskesmas, posyandu, rumah ibadah, panti sosial, serta fasilitas umum lainnya.
Wakil Wali Kota Jakarta Selatan Ali Murtadho mengapresiasi inisiatif PLN yang dinilai memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus mendukung kebutuhan fasilitas publik.
“Program ini sangat baik karena selain membantu masyarakat mendapatkan sembako murah di bulan Ramadan, hasilnya juga dimanfaatkan untuk membantu penyambungan listrik bagi fasilitas umum yang sangat dibutuhkan masyarakat. Kami mengapresiasi PLN yang terus hadir memberikan manfaat nyata bagi warga Jakarta Selatan,” ujar Ali Murtadho, Jumat (6/3).
Sementara itu, General Manager PLN UID Jakarta Raya Moch. Andy Adchaminoerdin menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menghadirkan kebermanfaatan yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya selama bulan suci Ramadan.
Menurutnya, melalui program Terang Berkah Ramadan, PLN tidak hanya berupaya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok, tetapi juga menggerakkan semangat gotong royong untuk memperluas akses listrik bagi fasilitas umum.
“Melalui program Terang Berkah Ramadan, PLN tidak hanya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga menggerakkan semangat gotong royong untuk menghadirkan akses listrik bagi fasilitas umum yang melayani masyarakat luas.