JABARONLINE. COM, – Kalau biasanya pocong dan kuntilanak bikin orang lari terbirit-birit, lain cerita di Metland Cileungsi, Kabupaten Bogor. Di sebuah kedai kopi kawasan itu, dua “makhluk halus” justru sibuk mengantar minuman sambil sesekali jadi penonton setia turnamen Mobile Legends: Bang Bang.

Kedai kopi berkonsep horor tersebut mendadak viral. Bukan karena kisah mistisnya, melainkan karena kreativitasnya. Pramusaji berdandan ala pocong dan kuntilanak, lengkap dengan riasan yang bikin pengunjung merinding tipis-tipis—sebelum akhirnya sibuk menatap layar ponsel.

Akhir pekan ini, tempat nongkrong itu menggelar turnamen Mobile Legends yang diikuti remaja sekitar. Suasana yang biasanya identik dengan “uji nyali”, berubah jadi arena adu strategi dan refleks jempol.

Ketua RW setempat, Yulianto, mengaku tak keberatan dengan konsep unik tersebut. Baginya, yang penting kegiatan membawa dampak positif.

“Menurut saya, kalau memang kegiatan ini untuk menjaring aktivitas anak-anak muda dan sifatnya positif, ya kita dukung. Yang penting tertib dan bermanfaat,” ujarnya.

Ia menyebut antusiasme remaja cukup tinggi. Target awal hanya belasan peserta, namun yang mendaftar hampir 20 orang.

“Alhamdulillah, ternyata banyak remaja kita yang ikut. Ini kan juga olahraga yang sudah diakui. Daripada mereka nongkrong tidak jelas, lebih baik ikut kegiatan seperti ini,” katanya.

Turnamen kini sudah memasuki babak kuartal final. Sorakan terdengar setiap kali hero tumbang dan base hampir rata. Di sela-sela pertandingan, “pocong” tetap setia mengantar kopi, sementara “kuntilanak” sigap mencatat pesanan.

Mayoritas warga di lingkungan tersebut merupakan keluarga pekerja. Kehadiran event ini, menurut Yulianto, menjadi warna tersendiri sekaligus ruang ekspresi bagi anak-anak muda.