INFOTERKINI.ID - Tim nasional Aljazair berhasil mengukuhkan dominasi signifikan saat jeda pertandingan babak pertama dalam laga uji coba yang merupakan bagian dari rangkaian persiapan FIFA 2026. Pertandingan ini berlangsung di Stadion Luigi Ferraris, Genoa, Italia, menandai salah satu agenda pemanasan mereka.
Skuad yang dijuluki "Fennecs" ini menunjukkan peningkatan performa yang kentara setelah periode awal yang dinilai kurang meyakinkan. Mereka secara bertahap berhasil meningkatkan intensitas serangan dan penguasaan bola di lapangan.
Keunggulan tiga gol tanpa balas berhasil diraih oleh Aljazair sebelum turun minum. Keberhasilan ini diperkuat oleh beberapa faktor, termasuk kontribusi dari kesalahan lawan dan ketenangan para penyerang utama.
Salah satu faktor yang turut memudahkan Aljazair adalah kondisi kurang prima dari penjaga gawang Guatemala pada laga tersebut. Kondisi ini dimanfaatkan dengan baik oleh para pemain depan Aljazair untuk mencetak gol.
Gol pertama pembuka keunggulan tercipta melalui aksi Amin Gouiri. Ia sukses memanfaatkan sebuah kesalahan fatal yang dilakukan oleh bek lawan, Navarro, untuk menggetarkan jala gawang lawan.
"Amin Gouiri berhasil memanfaatkan kesalahan fatal dari Navarro dan membuka skor untuk Aljazair," sebagaimana dicatat dalam laporan pertandingan tersebut.
Gol kedua tercipta menjelang akhir paruh pertama, tepatnya di menit ke-38, dari eksekusi tendangan penalti. Riyad Mahrez menunjukkan ketenangannya saat maju mengambil tanggung jawab dari titik putih.
"Gol kedua untuk Fennecs tercipta di menit ke-38; Mahrez tetap tenang dari titik penalti," demikian detail kontribusi Mahrez dalam pertandingan yang dilansir dari laporan setempat.
Pencetak gol ketiga bagi tim Fennecs juga terkonfirmasi dalam rentang waktu babak pertama. Tendangan keras yang dilepaskan oleh Abada menambah keunggulan telak bagi Aljazair saat jeda.