INFOTERKINI.ID - Donyell Malen, penyerang andalan AS Roma asal Belanda, kembali menunjukkan performa memukau di pentas Serie A setelah sempat mengalami paceklik gol. Ia berhasil menjadi bintang utama dalam laga yang mempertemukan AS Roma melawan Pisa SC, yang berakhir dengan skor telak 3-0 untuk kemenangan Giallorossi.

Kemenangan penting ini diraih AS Roma tepat setelah Pisa SC merayakan hari jadi klub mereka yang ke-117 pada pekan ini. Malen membuka keran gol timnya hanya pada menit ketiga pertandingan, memanfaatkan sebuah kelengahan dari lini pertahanan lawan.

Gol pembuka tersebut tercipta setelah Malen menunjukkan kecepatan reaksi yang baik. Ia berhasil melewati satu pemain bertahan Pisa sebelum melepaskan tembakan keras ke sudut atas gawang, menjadikan skor berubah menjadi 1-0.

Jelang turun minum, ketajaman Malen kembali terbukti melalui gol keduanya yang menggandakan keunggulan AS Roma. Setelah serangan tim sempat menemui jalan buntu, Devyne Rensch memberikan umpan matang yang berhasil dikonversi Malen.

Babak kedua menjadi panggung bagi Malen untuk melengkapi penampilan sempurnanya dengan mencetak gol ketiga alias hattrick. Ia menunjukkan insting seorang striker murni dengan pergerakan tanpa bola yang cerdik di antara barisan pertahanan musuh.

Aksi cerdiknya di kotak penalti sukses mengecoh kiper Pisa, Adrian Semper, yang tak mampu mengantisipasi tendangan keras Malen. Gol ini memastikan kemenangan mutlak AS Roma dengan skor akhir 3-0 di kandang mereka.

Catatan impresif ini membawa koleksi gol Malen menjadi sepuluh gol dari dua belas penampilan di Serie A sejak kepindahannya pada bursa transfer musim dingin. Performa ini mengakhiri periode empat laga tanpa gol yang ia alami, termasuk saat membela tim nasional Belanda.

Prestasi ini menempatkan Donyell Malen dalam jajaran elit pemain Belanda yang pernah menorehkan hattrick di kompetisi kasta tertinggi Italia. Ia menjadi pemain Belanda kelima yang berhasil meraih pencapaian bersejarah ini.

Menurut informasi yang ada, pemain Belanda pertama yang mencetak hattrick di Serie A adalah Faas Wilkes saat bermain untuk Internazionale pada tahun 1950. Tiga puluh enam tahun kemudian, Wim Kieft menyusul prestasi serupa ketika ia membela Torino.