INFOTERKINI.ID - Pebulu tangkis tunggal putra andalan Indonesia, Jonatan Christie, harus mengakhiri kiprahnya di ajang Badminton Asia Championships (BAC) 2026 pada babak perempat final. Kepulangan cepat ini diwarnai dengan evaluasi mendalam mengenai performa yang ia tunjukkan di lapangan.
Duel sengit tersebut tersaji di Ningbo, Zhejiang, China, pada hari Jumat, 10 April 2026. Jonatan, yang menyandang status unggulan ketiga, gagal melewati hadangan wakil India, Ayush Shetty, dalam pertarungan dua gim langsung dengan skor 21-23 dan 17-21.
Setelah pertandingan berakhir, Jonatan langsung menunjuk momen krusial yang menjadi titik balik kekalahan tersebut. Ia sangat menyesalkan kegagalan mengamankan keunggulan di gim pertama yang seharusnya bisa ia tutup lebih dulu.
Terkait kegagalan menutup gim pertama tersebut, Jonatan menyatakan, "Sebenarnya kemarin sudah nonton juga, sudah melihat juga cara mainnya, sudah lumayan jelas juga tapi ya memang sangat disayangkan tadi di gim pertama sudah leading 20 duluan tidak bisa finish game-nya karena itu sangat krusial," dikutip dari laman resmi PBSI.
Kehilangan momentum di gim pertama tersebut nyatanya sangat memengaruhi jalannya sisa pertandingan. Momentum yang sempat berpihak padanya justru berbalik sepenuhnya menjadi keuntungan bagi Ayush Shetty.
Lebih lanjut, peraih medali emas Asian Games 2018 ini secara terbuka mengakui bahwa ia melakukan sejumlah kesalahan yang seharusnya dapat dihindari. Kesalahan-kesalahan non-teknis ini berdampak signifikan pada perolehan poin.
"Memang ada beberapa hal tadi banyak melakukan kesalahan sendiri yang tidak seharusnya dilakukan," tambah Jonatan Christie.
Jonatan juga menyampaikan bahwa dalam setiap pertandingan atlet pasti mengalami penurunan performa sesekali. Namun, ia merasa kurang sigap dalam melakukan recovery mental setelah rentetan kesalahan terjadi.
"Namanya pertandingan, kadang ada hari-harinya di mana kita melakukan kesalahan, tapi tadi kurang cepat untuk bangkitnya," lanjutnya.