JABARONLINE.COM - Kelurahan Bojongsari, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, berhasil meraih penghargaan tertinggi sebagai Desa dan Kelurahan Berkinerja Terbaik se-Provinsi Jawa Barat dalam ajang Anugerah Gapura Sri Baduga Tahun 2025.

Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Barat saat itu, Dedi Mulyadi, atau yang akrab disapa KDM.

Penghargaan ini tertuang dalam Piagam Penghargaan Nomor 002.6/Kep.865.BKD/2025, yang ditetapkan di Bandung pada 24 Desember 2025. Anugerah Gapura Sri Baduga merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat atas kinerja pemerintah desa dan kelurahan dalam aspek tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, serta inovasi pembangunan berbasis partisipasi warga.


Ditemui di kantornya pada Selasa (6/1/2026), Lurah Bojongsari, Riska Dwi Febriani, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas capaian yang diraih. Ia menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja keras kolektif seluruh unsur pemerintahan kelurahan serta dukungan aktif dari masyarakat.

“Penghargaan ini bukan semata-mata untuk saya pribadi, tetapi untuk seluruh perangkat kelurahan, lembaga kemasyarakatan, dan warga Bojongsari yang selama ini bersama-sama membangun lingkungan yang tertib, bersih, dan partisipatif,” ujar Riska.

Riska menambahkan, keberhasilan Kelurahan Bojongsari tidak lepas dari komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, transparansi administrasi, serta penguatan peran Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) dalam menyerap aspirasi masyarakat.

“Ke depan, penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja, khususnya dalam pelayanan kepada masyarakat dan pelaksanaan program pembangunan yang berkelanjutan,” tambahnya.

Respon Positif dari Warga

Kebanggaan atas prestasi ini turut disampaikan oleh salah seorang warga Bojongsari, Yuda. Ia menilai perubahan positif dalam pelayanan dan penataan lingkungan di Bojongsari semakin dirasakan oleh masyarakat dalam beberapa tahun terakhir.

“Sekarang pelayanan di kelurahan semakin cepat dan terbuka. Program-program juga melibatkan warga, jadi kami merasa ikut memiliki dan bertanggung jawab menjaga lingkungan,” kata Yuda.