INFOTERKINI.ID - Mantan juara dunia kelas berat, Tyson Fury, berhasil mencatatkan kemenangan meyakinkan dalam pertarungan comeback-nya melawan Arslanbek Makhmudov. Duel bertajuk Clash of The Giants ini diselenggarakan di Stadion Tottenham Hotspur, London.

Pertandingan prestisius tersebut disiarkan secara global melalui platform streaming Netflix pada Minggu pagi, 12 April 2026, menandai kembalinya Fury ke atas ring setelah kekalahan terakhirnya pada Desember 2024.

Kemenangan Fury dipastikan melalui keputusan mutlak dari dewan juri, menunjukkan dominasi teknis yang signifikan melawan petinju tangguh asal Rusia tersebut. Makhmudov, yang berasal dari Dagestan namun berbasis di Kanada, dikenal memiliki fisik yang besar dan kekuatan pukulan yang keras.

Secara fisik, kedua petinju menampilkan ukuran yang mengesankan, di mana Fury memiliki tinggi 216 cm sementara Makhmudov berdiri di angka 197 cm, menjadikan mereka lawan yang sepadan dalam postur tubuh. Sebelum menghadapi Fury, rekor Makhmudov cukup impresif dengan 21 kemenangan, termasuk 19 di antaranya diraih melalui KO.

Namun, rekor sempurna Makhmudov sempat ternoda oleh kekalahan KO dari Agit Kabayel dan Guido Vianello, yang mengindikasikan adanya kerentanan tertentu dalam pertahanannya. Lennox Lewis, yang bertindak sebagai komentator utama pertandingan di Netflix, memberikan pandangan mengenai motivasi kembalinya sang petinju.

"Fury kembali bertinju karena merasa bosan dan merindukan tantangan di atas ring," ujar Lennox Lewis, menggarisbawahi semangat kompetitif 'The Gypsy King' yang masih menyala.

Jalannya pertarungan menunjukkan dominasi Fury yang konsisten, memanfaatkan keunggulan teknik dan kecerdasan bertarungnya untuk meredam agresi Makhmudov. Meskipun Makhmudov berhasil mendaratkan beberapa pukulan keras, ketahanan Fury yang legendaris terbukti mampu menahan gempuran tersebut sepanjang duel.

Penilaian akhir juri mengukuhkan keunggulan Fury; dua hakim memberikan skor identik 120-108, sementara satu juri lainnya mencatat 119-109, menegaskan penguasaan Fury di hampir setiap ronde.

Kemenangan ini langsung menguatkan spekulasi mengenai pertarungan besar yang dinantikan, yaitu 'Battle of Britain' melawan sesama mantan juara kelas berat Inggris, Anthony Joshua. Turki Alalshikh, promotor tinju dari Arab Saudi, memberikan sinyal kuat mengenai agenda duel tersebut.