JABARONLINE.COM, Yogyakarta — Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengajak pemerintah daerah, lembaga keuangan, serta seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat peran pengusaha UMKM sebagai motor utama pertumbuhan ekonomi nasional. Ajakan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional Bidang UMKM dan Kewirausahaan yang digelar di Yogyakarta, Kamis (5/2).
Dalam kesempatan itu, Menteri Maman menekankan pentingnya gerak bersama antara pemerintah pusat dan daerah dalam membangun ekosistem usaha yang semakin berpihak kepada UMKM.
“Kolaborasi pusat dan daerah menjadi kunci agar UMKM tidak hanya bertahan, tetapi naik kelas dan benar-benar menjadi pilar utama pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Menteri Maman.
Kredit Perbankan Diminta Prioritaskan UMKM
Dari sisi pembiayaan, Menteri Maman menegaskan bahwa sesuai arahan Presiden, kredit perbankan perlu lebih diprioritaskan bagi sektor UMKM. Ia meyakini peningkatan akses pembiayaan akan memberikan efek berganda terhadap perekonomian.
“Kita ingin UMKM benar-benar menjadi mesin pertumbuhan. Jika porsi pembiayaan ke UMKM dapat ditingkatkan bertahap menuju 20 hingga 30 persen dari total kredit, dampaknya terhadap ekspansi usaha, penciptaan lapangan kerja, dan penguatan konsumsi domestik akan sangat besar,” katanya.
Menurutnya, selama ini dominasi kredit pada sektor usaha besar belum sepenuhnya mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sesuai harapan. Karena itu, keterlibatan aktif pemerintah daerah dalam membangun sinergi dengan perbankan menjadi langkah strategis untuk menciptakan pertumbuhan yang lebih merata dan inklusif.
SAPA UMKM Segera Hadir sebagai Platform Terintegrasi
Selain pembiayaan, Menteri UMKM juga menekankan pentingnya penguatan ekosistem digital sebagai fondasi kemudahan berusaha.