INFOTERKINI.ID - Pembalap kebanggaan Indonesia, Mario Suryo Aji, akan menghadapi ujian berat dalam balapan Moto2 Amerika Serikat (AS) 2026 yang diselenggarakan di Circuit of the Americas (COTA), Austin. Hasil kualifikasi menentukan bahwa ia harus memulai perlombaan dari posisi start ke-19.

Kepastian posisi start ini didapat setelah Mario Aji menyelesaikan sesi kualifikasi yang berlangsung pada Sabtu, 28 Maret 2026 waktu setempat. Perjuangan di sesi kualifikasi pertama (Q1) menjadi penentu langkahnya di COTA.

Mario Aji gagal melaju ke sesi kualifikasi kedua (Q2) setelah hanya mampu menempati urutan kelima pada sesi Q1. Catatan waktu terbaiknya adalah 2 menit 06,594 detik, yang membuatnya terpaut tipis dari zona aman.

Ia hanya berjarak 0,385 detik dari batas aman empat besar yang memungkinkan pembalap melaju ke fase kualifikasi berikutnya. Hasil ini menunjukkan persaingan yang sangat ketat di sesi pembuka kualifikasi tersebut.

Jalannya sesi Q1 sempat mengalami interupsi signifikan akibat insiden kecelakaan yang terjadi di Tikungan 5. Kejadian tersebut memaksa petugas untuk mengibarkan bendera merah demi memastikan keamanan lintasan.

Dilansir dari ANTARA, setelah lintasan dinyatakan aman dan sesi dilanjutkan, performa Aji sebenarnya cukup kompetitif, terutama saat berada di barisan depan Q1. Namun, keberuntungan belum berpihak padanya.

Empat pembalap yang berhasil lolos dari sesi Q1 dan berhak melaju ke Q2 adalah Daniel Holgado, Angel Piqueras, Alex Escrig, dan Aron Canet. Hasil ini menempatkan Mario Aji di baris ketujuh pada grid start balapan hari Minggu.

Posisi pole position atau start terdepan berhasil diamankan oleh David Alonso, yang akan memimpin balapan di COTA. Ia akan ditemani oleh Barry Baltus dan Alonso Lopez yang menempati baris terdepan grid.

Nasib yang kurang menguntungkan juga dialami oleh Jose Antonio Rueda, juara dunia Moto3 tahun 2025 yang kini menjalani debut sebagai rookie di kelas Moto2. Ia harus memulai balapan dari posisi paling buncit di grid Austin kali ini.