INFOTERKINI.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor secara resmi memulai langkah konkret untuk melestarikan warisan sejarah daerah melalui program revitalisasi cagar budaya yang direncanakan berjalan pada tahun 2026 mendatang. Langkah ini menandai komitmen serius pemerintah daerah dalam menjaga aset bersejarah milik Kabupaten Bogor.
Sebagai tahapan awal dari program besar ini, Pemkab Bogor telah menunjuk sebuah bangunan bersejarah di lingkungan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Gunung Putri sebagai proyek percontohan revitalisasi. Fokus utama dari proyek perdana ini adalah mengubah bangunan tersebut menjadi sarana edukasi yang dapat diakses oleh masyarakat luas.
Revitalisasi SDN 2 Gunung Putri ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kesadaran sejarah di kalangan warga, khususnya generasi muda yang merupakan penerus bangsa. Upaya ini sejalan dengan visi pemerintah untuk memajukan pendidikan berbasis kearifan lokal.
Dilansir dari bogorplus.id, inisiatif ini juga bertujuan untuk memperkuat pemahaman generasi muda mengenai pentingnya menjaga dan mencintai warisan budaya daerah yang kaya akan nilai historis. Hal ini menjadi prioritas utama dalam agenda pembangunan Pemkab Bogor tahun depan.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, secara tegas menyatakan bahwa program revitalisasi ini memiliki tujuan ganda, yaitu melestarikan situs bersejarah sekaligus meningkatkan literasi budaya masyarakat. Komitmen ini diharapkan menciptakan lingkungan yang lebih sadar sejarah.
"Program ini menjadi bagian dari upaya melestarikan sejarah sekaligus meningkatkan literasi generasi muda terhadap warisan budaya daerah," tegas Bupati Bogor, Rudy Susmanto. Penegasan ini menggarisbawahi pentingnya fungsi edukatif dari bangunan cagar budaya yang akan direstorasi.
Dengan menjadikan SDN 2 Gunung Putri sebagai proyek perdana, Pemkab Bogor menunjukkan keseriusan mereka dalam mengimplementasikan rencana besar ini secara bertahap. Proses revitalisasi akan dilakukan dengan memperhatikan aspek konservasi bangunan bersejarah tersebut.
Diharapkan, setelah rampung, bangunan di SDN 2 Gunung Putri tidak hanya berfungsi sebagai sekolah, tetapi juga sebagai museum mini atau ruang pamer yang menceritakan kisah masa lalu Kabupaten Bogor kepada para pengunjung dan siswa.