JABARONLINE.COM - Momentum Milad Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang ke-79 menjadi ajang refleksi mendalam bagi kepengurusan HMI MPO Cabang Kabupaten Bogor. Di tengah dinamika zaman yang kian kompleks, Formatur Ketua Umum HMI MPO Cabang Kabupaten Bogor menekankan pentingnya menjaga kemurnian khitah perjuangan sekaligus beradaptasi dengan kemajuan teknologi.

Formatur Ketua Umum HMI MPO Cabang Kabupaten Bogor, Ahmad Zaky , menyampaikan bahwa perjalanan HMI MPO dari zaman ke zaman adalah bukti konsistensi organisasi dalam menjaga independensi dan asas Islam.

"Milad ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum bagi seluruh kader HMI MPO, khususnya di Kabupaten Bogor, untuk menengok kembali akar sejarah." ujar Zaky.

Gagasan dari Masa ke Masa Menurutnya, ide gagasan HMI MPO harus terus bertransformasi. Jika pada masa awal kelahirannya HMI fokus pada integrasi nilai keislaman dan keindonesiaan, maka hari ini gagasannya adalah "Intelektualitas yang Membumi".

"Hari ini, Gagasan HMI MPO harus melampaui sekat-sekat diskusi formalistik, kita harus menjadi produsen pengetahuan dan solusi bagi umat," tambahnya.

Dalam Menjawab Tantangan Zaman Menghadapi tantangan global, HMI MPO Cabang Kabupaten Bogor merumuskan tiga langkah strategis:

Transformasi Digital

Kaderisasi: Menjadikan literasi digital sebagai hal wajib dalam perkaderan agar kader mampu meng-counter narasi negatif tentang keIndonesiaan dan keIslaman 

Kemandirian Ekonomi: Mendorong kader untuk terjun ke dunia social entrepreneurship guna menjawab tantangan kemandirian ekonomi mahasiswa.