BOGOR – Presiden Prabowo Subianto melontarkan kritik keras terhadap persoalan sampah di Bali yang dinilai telah merusak citra pariwisata Indonesia. Ia menegaskan kondisi pantai yang kotor membuat wisatawan enggan berkunjung ke Pulau Dewata.
Pernyataan tersebut disampaikan Presiden saat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).
“Indonesia indah, dia mau datang, lihat kumuh. Dia mau ke Bali, pantai Bali kotor,” ujar Prabowo dalam rapat yang disiarkan melalui YouTube Kementerian Dalam Negeri.
Presiden menyindir Gubernur Bali dan para kepala daerah setempat karena dinilai belum serius menangani persoalan sampah, padahal pantai merupakan aset utama pariwisata Bali.
Data menunjukkan volume sampah di Bali mencapai sekitar 3.500 ton per hari, dengan 17 persen di antaranya merupakan sampah plastik, sementara kapasitas TPA hampir penuh.
Prabowo juga mengaku menerima keluhan langsung dari tokoh-tokoh luar negeri terkait kondisi Bali yang dinilai semakin kotor.
Untuk mengatasi masalah tersebut, Prabowo mendorong pelibatan pelajar dalam kegiatan gotong royong membersihkan pantai. Bahkan, ia menegaskan siap mengerahkan TNI dan Polri jika pemerintah daerah tidak mampu bergerak cepat.
“Kalau bupati dan gubernur tidak bisa, saya perintahkan TNI dan Polri untuk bergerak,” tegas Prabowo. (Al/KB).