JABARONLINE. COM, – Desa Gunung Putri, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, kembali menorehkan prestasi membanggakan. Setelah meraih peringkat tiga dalam Anugerah Gapura Seribaduga Tingkat Provinsi Jawa Barat, desa ini semakin diproyeksikan menjadi percontohan pembangunan desa, baik di tingkat kabupaten maupun nasional.
Camat Gunung Putri, Kurnia Indra, mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi dari Bupati Bogor, Rudy Suswanto, atas kinerja dan inovasi yang telah dilakukan Desa Gunung Putri.
“Alhamdulillah, ini tindak lanjut setelah kemarin Gunung Putri memperoleh peringkat tiga dalam Anugerah Gapura Seribaduga tingkat provinsi. Ini menjadi apresiasi dari Pak Bupati kepada Desa Gunung Putri. Beliau berkomitmen menjadikan Gunung Putri sebagai percontohan dan motivasi bagi desa-desa lain agar terus berinovasi dan membangun wilayahnya dengan sebaik-baiknya,” ujar Kurnia Indra.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi penyemangat, tidak hanya bagi pemerintah desa, tetapi juga bagi seluruh jajaran Kecamatan Gunung Putri.
Ia menjelaskan, ada sejumlah sektor unggulan yang membuat Desa Gunung Putri dinilai layak menjadi percontohan. Di antaranya ketahanan pangan, pengelolaan sampah, hingga pemanfaatan teknologi untuk sistem keamanan lingkungan. Selain itu, layanan sosial seperti posyandu juga dinilai berjalan optimal dan inovatif.
“Kalau bicara yang paling menonjol, banyak hal. Mulai dari ketahanan pangan, pengelolaan sampah, pemanfaatan teknologi untuk pengamanan lingkungan, sampai layanan posyandu. Semua berjalan dengan baik,” jelasnya.
Kurnia menegaskan, pihak kecamatan memperlakukan seluruh desa secara setara dalam pembinaan dan pendampingan. Menurutnya, setiap desa memiliki inovasi dan potensi masing-masing.
“Semua desa itu bagus dan punya inovasinya sendiri. Kebetulan yang mengikuti Anugerah Gapura Seribaduga adalah Desa Gunung Putri dan berhasil meraih peringkat tiga,” katanya.
Tak hanya di tingkat provinsi, Desa Gunung Putri juga semakin dikenal luas melalui program Desa Bersinar (Bersih dari Narkoba) yang dibina BNN RI. Status sebagai Desa Bersinar level nasional menjadikan wilayah ini kerap menjadi lokasi studi banding, termasuk kunjungan delegasi dari Afghanistan beberapa waktu lalu.