JABARONLINE. COM, – Dugaan pencemaran lingkungan kembali terjadi di Situ Citongtut, Desa Cicadas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Ribuan ikan dilaporkan mati mengapung di perairan situ tersebut pada Sabtu lalu.
Komunitas lingkungan Gerakan Pungut Sampah (GPS) menduga kematian massal ikan dipicu oleh pembuangan limbah pabrik secara ilegal yang dilakukan saat hujan. Peristiwa ini disebut bukan kali pertama terjadi di Situ Citongtut.
Menanggapi kejadian tersebut, Camat Gunung Putri Kurnia Indra mengatakan pihaknya langsung melaporkan insiden itu kepada pimpinan daerah. Menurutnya, Bupati Bogor segera merespons dengan menurunkan tim untuk melakukan penanganan dan investigasi.
“Pada saat kejadian kita langsung laporkan ke pimpinan, Pak Bupati. Beliau langsung respons dan konsen pada masalah ini, sehingga segera menurunkan tim,” kata Kurnia Indra saat ditemui di lokasi.
Kurnia menjelaskan, saat ini tim gabungan tengah melakukan pengambilan sampel untuk mengetahui penyebab pasti kematian ikan. Sampel yang diambil meliputi air, sedimentasi dasar situ, serta ikan yang mati.
“Hari ini dilakukan pengambilan sampel air, sampel sedimentasi, dan juga sampel dari ikan. Harapannya hasil ini bisa menjelaskan penyebab kejadian,” ujarnya.
Ia berharap, kejadian serupa tidak kembali terulang. Kurnia menekankan pentingnya kepatuhan perusahaan terhadap aturan lingkungan, terutama terkait pengelolaan limbah.
“Harapan saya ini tidak terjadi lagi. Dari pihak perusahaan bisa taat pada aturan dan tidak lagi membuang limbah ke saluran yang mengarah ke situ,” tegasnya.
Selain itu, pihak kecamatan juga akan melakukan edukasi kepada masyarakat terkait pengelolaan limbah rumah tangga.