JABARONLINE. COM, -- Sinergi antara Jasa Raharja Perwakilan Tasikmalaya dan Rumah Sakit Orthopedi Ciamis (RSOP) kembali diwujudkan melalui kegiatan edukasi penanganan gawat darurat bagi relawan kemanusiaan. Kegiatan berlangsung di Bumi Galuh Satria, Komplek RSOP Cijengjing, Kabupaten Ciamis, Kamis (12/2/2026).

Sebanyak kurang lebih 50 peserta dari dua komunitas sosial, yakni PPAD (Perkumpulan Pengemudi Ambulance Desa) Kabupaten Ciamis dan RKC (Relawan Kemanusiaan Ciamis), mengikuti kegiatan dengan penuh antusias. Para relawan yang selama ini menjadi garda terdepan dalam penanganan korban kecelakaan dibekali penguatan teori sekaligus praktik lapangan.

Acara dibuka langsung oleh Wakil Direktur RSOP Ciamis, Dyla Nadia Pratiwi, S.M., M.M., M.B.A. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi program Jasa Raharja Tasikmalaya sekaligus bentuk kepedulian rumah sakit dalam meningkatkan kualitas layanan kemanusiaan di tingkat akar rumput.

“Relawan memiliki peran vital dalam fase golden hour penanganan korban kecelakaan. Karena itu, peningkatan kompetensi menjadi hal yang mutlak,” ujarnya.

Dalam sesi materi, peserta mendapatkan pemahaman komprehensif mengenai peran Jasa Raharja sebagai penjamin pertama korban kecelakaan, termasuk skema koordinasi dengan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Materi ini disampaikan oleh Rudi selaku perwakilan Jasa Raharja Tasikmalaya.

Tak hanya itu, dr. Rizal dari RSOP Ciamis memandu langsung praktik penanganan gawat darurat, mulai dari teknik evakuasi korban kecelakaan yang aman hingga Bantuan Hidup Dasar (BHD). Sesi praktik menjadi bagian krusial karena peserta dapat mempelajari teknik stabilisasi korban untuk mencegah cedera lanjutan sebelum mendapatkan penanganan medis lanjutan di fasilitas kesehatan.

Salah seorang peserta, Anggit Sunandar, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan ini sangat penting untuk meminimalisir kesalahan prosedur yang berpotensi fatal.

“Dengan pelatihan ini, kami lebih memahami langkah-langkah yang benar, cepat, dan tepat dalam menolong korban. Ini sangat membantu saat menghadapi situasi darurat di lapangan,” tuturnya.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan terbangun sistem respons kegawatdaruratan yang semakin solid, terintegrasi, dan profesional di wilayah Ciamis. Sinergi antara lembaga penjamin, fasilitas kesehatan, dan relawan kemanusiaan menjadi fondasi penting dalam upaya penyelamatan nyawa korban kecelakaan.