INFOTERKINI.ID - Performa bek sayap Inggris, Trent Alexander-Arnold, yang kini membela Real Madrid, kembali menuai kritik tajam dari berbagai kalangan pasca kekalahan timnya. Kali ini, nada kekecewaan datang langsung dari mantan kapten Manchester United, Roy Keane, yang menilai permainan sang pemain masih belum menunjukkan kedewasaan.

Kritikan keras ini muncul setelah Real Madrid menelan kekalahan 1-2 dari Bayern Munchen dalam laga penting. Alexander-Arnold memperlihatkan dualisme permainan: kontribusi serangan yang cemerlang namun kerap rapuh saat menjalankan tugas defensifnya.

Kepindahan Alexander-Arnold dari Liverpool pada bursa transfer musim panas lalu ternyata belum serta merta memberinya stabilitas performa di Santiago Bernabeu. Dilansir dari Bola, musim debutnya di ibu kota Spanyol diganggu oleh masalah cedera dan inkonsistensi.

Situasi ini tercermin dari catatan penampilannya, di mana ia baru tercatat sebagai starter sebanyak 16 kali di semua ajang kompetisi. Kondisi ini bahkan berpotensi memengaruhi peluangnya masuk ke dalam skuad Timnas Inggris besutan Thomas Tuchel untuk Piala Dunia 2026.

Meski demikian, pada leg pertama perempat final Liga Champions melawan Bayern, Alexander-Arnold sempat memamerkan kualitas ofensifnya. Ia berhasil mengirimkan umpan kunci yang berujung gol melalui penetrasi cepat dari sisi kanan lapangan, yang kemudian diselesaikan oleh Kylian Mbappe.

Di sisi lain, kelemahan fundamentalnya dalam bertahan kembali menjadi sorotan utama. Ia gagal mengawal pergerakan Luis Díaz, yang akhirnya berhasil lolos dan mencetak gol pembuka keunggulan bagi tim tamu.

Roy Keane, yang terkenal vokal dalam mengkritisi aspek bertahan Alexander-Arnold, menyoroti momen tersebut dengan sangat tegas. "Saya sudah muak. Ceritanya selalu sama di setiap pertandingan besar. Orang-orang terus membicarakan umpan-umpannya, tapi bagaimana dengan hal dasar?" kata Keane dalam program "Stick to Football".

Keane menekankan bahwa di level kompetisi sekelas Liga Champions, kesalahan kecil dapat berakibat fatal. "Anda tidak bisa kehilangan fokus seperti itu. Itu kesalahan kekanak-kanakan. Membiarkan Luis Diaz melewati Anda seolah Anda tidak ada? Please," ujarnya.

Mantan kapten Setan Merah itu menambahkan bahwa Alexander-Arnold belum memenuhi standar bek kanan elite. "Dia terus bertahan seperti tidak pernah bermain sebagai bek kanan sepanjang hidupnya. Pertandingan besar membutuhkan bek hebat, dan saat ini dia masih jauh dari itu," ucap Keane.