INFOTERKINI.ID - Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) mengambil langkah proaktif untuk mempercepat proses pencairan bantuan sosial (bansos) reguler, yaitu Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau Program Sembako, untuk periode April 2026. Upaya percepatan ini bertujuan krusial agar bantuan sosial dapat menjangkau masyarakat membutuhkan dengan lebih sigap dan akurat.

Percepatan jadwal penyaluran ini merupakan buah dari kesepakatan strategis antara Kemensos dengan Badan Pusat Statistik (BPS) terkait pembaruan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Dengan mengandalkan data yang lebih mutakhir, efektivitas distribusi bansos diharapkan meningkat secara signifikan pada triwulan kedua tahun ini.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, menyampaikan perubahan signifikan pada jadwal pembaruan data penerima bantuan. Jika sebelumnya data diterima setiap tanggal 20 per triwulan, kini proses tersebut dimajukan menjadi tanggal 10 setiap bulannya, berlaku efektif mulai April 2026.

"Setiap tanggal 10 nanti kami terima dan hasil pemutakhiran itu yang akan kami jadikan pedoman untuk menyalurkan bansos setiap bulannya," jelas Gus Ipul, dilansir dari Bisnis.com.

Gus Ipul lebih lanjut menegaskan bahwa kualitas data DTSEN untuk triwulan kedua tahun 2026 dipastikan semakin baik dan teruji keakuratannya. Hal ini menjadi kunci agar penyaluran bansos periode April hingga Juni dapat berjalan tepat waktu dan benar-benar diterima oleh kelompok masyarakat yang berhak menerima.

Target penyaluran bansos reguler ini diproyeksikan mulai dapat dicairkan pada pekan kedua bulan April 2026. Selain fokus pada kecepatan distribusi, pemerintah juga mendorong penerima untuk memanfaatkan dana bantuan secara bijak dan partisipatif dalam program pemberdayaan.

Langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya mendorong kemandirian masyarakat, sebagaimana diberitakan oleh Kompas.tv.

Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, mengonfirmasi peran vital data dalam proses ini. Pihaknya terus berupaya mengonsolidasikan data untuk pembaruan DTSEN yang akan menjadi acuan utama penyaluran bansos triwulan kedua tahun 2026.

Beberapa program utama yang akan disalurkan pada April 2026 mencakup PKH, yang merupakan bantuan bersyarat untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga miskin, serta BPNT/Program Sembako untuk kebutuhan pangan pokok. Selain itu, penyaluran termin pertama Program Indonesia Pintar (PIP) juga ditargetkan selesai pada bulan April.