JABARONLINE.COM - Sebuah video yang memperlihatkan jeritan warga korban banjir bandang di Kampung Babakan Cisarua, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, viral di media sosial setelah diunggah oleh akun SukabumiUpdate.com. Dalam video tersebut, warga secara terbuka menyampaikan permohonan pertolongan kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Video itu menampilkan kondisi permukiman warga yang masih dipenuhi puing-puing bangunan. Rumah-rumah tampak rusak berat hingga rata dengan tanah, sementara sebagian warga masih bertahan di lokasi bencana tanpa kepastian bantuan maupun relokasi.

Dalam unggahan tersebut, Ketua RT 02 Kampung Babakan Cisarua, Heri, menyuarakan langsung keluhan dan harapan warganya.Ia menegaskan bahwa hingga kini korban banjir bandang belum menerima bantuan tempat tinggal sementara, meski bencana telah berlalu cukup lama.

“Kami mohon kepada Pak Dedi Mulyadi selaku Gubernur Jawa Barat, tolong kami. Saya juga masih warga bapak,” ujar Heri dalam video yang beredar.

Heri menyebut, sebagian warga masih terpaksa tinggal di atas puing rumah atau menumpang di rumah kerabat karena tidak memiliki alternatif tempat tinggal. Kondisi tersebut, menurutnya, sangat memprihatinkan dan membutuhkan perhatian serius pemerintah.

Unggahan video tersebut menuai berbagai respons dari warganet yang menyampaikan simpati sekaligus mendesak pemerintah agar segera turun tangan. 

Banyak pihak menilai Babakan Cisarua merupakan salah satu wilayah terdampak paling parah akibat banjir bandang Sungai Cidadap.

Menanggapi video viral tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan telah memantau unggahan yang beredar dan memastikan akan menindaklanjuti persoalan rumah warga terdampak bencana di Kabupaten Sukabumi. 

Ia juga meminta Pemerintah Kabupaten Sukabumi segera berkoordinasi dan mengajukan usulan bantuan secara resmi ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat.