INFOTERKINI.ID - Perumda Tirta Pakuan kini memasuki babak baru setelah secara resmi menunjuk dua figur pimpinan baru untuk mengisi posisi direksi. Pelantikan ini dilaksanakan langsung oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, di Balai Kota Bogor pada hari Jumat, 27 Maret 2026.
Penunjukan ini bukan sekadar pergantian struktural biasa, melainkan penanda dimulainya periode kerja yang sarat dengan penugasan strategis. Kedua direksi baru ini diharapkan mampu mengakselerasi berbagai program prioritas perusahaan daerah tersebut.
Salah satu pekerjaan rumah terbesar yang harus segera ditangani adalah pengembangan proyek Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) berskala kota. Proyek vital ini memiliki tenggat waktu ambisius yang ditetapkan harus rampung dan beroperasi pada tahun 2027 mendatang.
Muzakkir Abdullah kini dipercaya untuk memegang peran sebagai Direktur Pelayanan dan Bisnis dalam struktur kepemimpinan yang baru. Sementara itu, Dani Rakhmawan resmi menjabat sebagai Direktur Operasional perusahaan.
Kedua individu tersebut telah melalui proses seleksi yang ketat dan panjang sejak awal bulan Januari 2026 sebelum akhirnya dinyatakan lolos dan siap mengemban amanah baru. Masa jabatan mereka direncanakan akan berlangsung untuk periode 2026 hingga 2031.
Proses seleksi yang komprehensif ini menunjukkan komitmen untuk memastikan bahwa kepemimpinan baru Perumda Tirta Pakuan memiliki kompetensi yang memadai untuk menghadapi tantangan ke depan.
Dilansir dari bogorplus.id, pelantikan ini secara resmi menandai dimulainya pekerjaan rumah besar yang harus segera dikebut, terutama proyek strategis Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) skala kota yang ditargetkan berjalan pada 2027.
"Perumda Tirta Pakuan resmi memiliki dua direksi baru setelah Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim melantik Muzakkir Abdullah dan Dani Rakhmawan di Balai Kota Bogor, Jumat (27/3/2026)," demikian informasi yang tercantum dalam pemberitaan resmi.
"Muzakkir Abdullah dipercaya sebagai Direktur Pelayanan dan Bisnis, sementara Dani Rakhmawan menjabat Direktur Operasional untuk periode 2026–2031," tambah keterangan mengenai pembagian tugas baru tersebut.