INFOTERKINI.ID - Pemerintah Republik Indonesia tengah serius dalam menyusun sebuah peta jalan (roadmap) yang komprehensif guna mengalihkan armada kendaraan roda dua nasional menuju sistem penggerak listrik. Langkah ambisius ini merupakan bagian dari agenda besar transisi energi yang dicanangkan pemerintah pusat, dilansir dari Money.

Kebijakan strategis ini disebut merupakan mandat langsung dari Presiden Prabowo Subianto, yang memiliki visi kuat untuk mentransformasi sektor transportasi darat Indonesia secara menyeluruh menuju elektrifikasi.

Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, menegaskan bahwa peralihan ke kendaraan listrik bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan mendesak akibat tekanan global terhadap pasokan energi berbahan bakar fosil.

Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Menteri Perindustrian saat berada di Menara Kompas pada hari Kamis, 6 April 2026. Ia menekankan pentingnya perubahan paradigma dalam mobilitas nasional demi keberlanjutan energi.

"Keinginan dari Bapak Presiden sangat jelas bahwa semua kendaraan ke depan berbasis listrik," ujar Agus Gumiwang Kartasasmita.

Pemerintah menyadari betul urgensi dari upaya ini demi menjaga ketahanan energi nasional dalam jangka panjang. Pengurangan ketergantungan pada bahan bakar fosil menjadi fokus utama dalam peta jalan baru ini.

"Sekarang semakin kelihatan kepentingannya untuk itu, untuk mengurangi ketergantungan kita terhadap bahan bakar fosil. Jadi memang tidak ada pilihan lain, kita harus konversi ke listrik," jelasnya lebih lanjut.

Untuk memastikan transisi berjalan mulus dan terencana, Kementerian Perindustrian kini tengah memfinalisasi berbagai regulasi pendukung yang dibutuhkan. Aturan-aturan ini dirancang agar proses konversi dapat dilakukan secara terarah.

"Maka pemerintah sekarang sedang menyiapkan regulasi yang diperlukan," kata Agus Gumiwang.