INFOTERKINI.ID - Pembalap andalan tim McLaren, Oscar Piastri, harus menghadapi kenyataan pahit menjelang Formula 1 GP Australia 2026 yang berlangsung pada Minggu (08/03/2026). Harapan besar untuk tampil maksimal di balapan kandangnya harus pupus sebelum bendera start dikibarkan.

Musibah ini terjadi bukan saat balapan dimulai, melainkan saat sesi formation lap di Sirkuit Albert Park, Melbourne. Momen krusial tersebut terjadi ketika para pembalap sedang bersiap meninggalkan area garasi menuju posisi mereka di lintasan grid.

Piastri dilaporkan kehilangan kendali mobilnya dan mengalami kecelakaan di Tikungan 3 Sirkuit Albert Park. Kerusakan yang menimpa mobil MCL38 miliknya dinilai terlalu signifikan untuk dapat melanjutkan sesi balapan yang akan datang.

Peristiwa ini tentu menjadi pukulan telak bagi Piastri, mengingat Sirkuit Albert Park di Melbourne adalah lintasan kandangnya. Kegagalan tampil di hadapan publik tuan rumah tentu menimbulkan rasa kecewa yang mendalam bagi sang pembalap.

Menanggapi insiden tersebut, Oscar Piastri secara terbuka menyatakan bahwa ia bertanggung jawab penuh atas kecelakaan yang menimpanya. Meskipun demikian, ia juga menyoroti adanya faktor teknis yang memperburuk situasi di lintasan.

Piastri menjelaskan bahwa mobil yang ia kemudikan tiba-tiba mendapatkan lonjakan energi yang tidak terduga saat insiden tersebut terjadi. "Pada saat yang sama, saya memiliki daya ekstra 100 kW yang tidak saya duga, yang tidak sedikit," ungkap Piastri.

Menurut pengakuan Piastri, lonjakan energi 100 kW tersebut membuat kecelakaan menjadi lebih sulit untuk diantisipasi olehnya. Hal ini disampaikan Piastri mengenai insiden tersebut, dilansir dari Bola.

Ia menambahkan bahwa kombinasi antara ban yang belum mencapai suhu optimal dan penggunaan kerb yang biasa ia lakukan menjadi faktor pemicu kecelakaan. "Jelas saya kecewa karena itu terjadi," kata Piastri mengenai kegagalannya di balapan kandang.

Piastri juga menyoroti bahwa masalah tersebut muncul meski sistem mobil secara umum berfungsi normal. "Bagian yang sulit diterima adalah bahwa semuanya bekerja normal. Itu hanya fungsi bagaimana mesin harus bekerja sesuai aturan," tambah Piastri.