INFOTERKINI.ID - Kepastian tersingkirnya Samsunspor dari ajang UEFA Conference League kini memaksa klub tersebut memutar kemudi fokus sepenuhnya ke kompetisi domestik. Prioritas utama klub kini adalah meraih hasil maksimal dalam sisa pertandingan Turkish Super Lig.

Perjalanan Samsunspor di kompetisi Eropa tersebut harus terhenti secara dramatis di babak 16 besar setelah mereka kalah agregat dari tim Spanyol, Rayo Vallecano. Total skor akhir menunjukkan keunggulan lawan dengan agregat 3-2 atas wakil Turki tersebut.

Dalam dua leg pertandingan yang telah dimainkan, Samsunspor menunjukkan semangat juang yang berbeda di masing-masing laga. Pada pertemuan tandang, mereka harus mengakui keunggulan Rayo Vallecano dengan skor 2-0 tanpa balas.

Namun, pada leg kedua yang digelar di kandang, Samsunspor sempat memberikan perlawanan sengit dan berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 3-1. Sayangnya, kemenangan tersebut tidak cukup untuk membalikkan defisit agregat awal.

Pasca tersingkir, fokus utama tim adalah menambal kelemahan yang terlihat jelas saat berhadapan dengan Rayo Vallecano. Pelatih secara khusus menyoroti perlunya peningkatan signifikan pada sektor pertahanan tim.

Kepala pelatih menekankan pentingnya kedisiplinan taktis tim, khususnya saat transisi dari fase menyerang ke bertahan. Hal ini menjadi area krusial yang harus segera diperbaiki oleh skuadnya.

"Kami harus lebih disiplin secara taktis, terutama dalam transisi bertahan," ujar kepala pelatih dalam sebuah konferensi pers pasca-pertandingan, sebagaimana dilansir dari Media Kampung.

Di liga domestik, performa Samsunspor justru menunjukkan tren positif dan peningkatan stabilitas yang cukup berarti. Mereka saat ini menempati posisi yang aman di papan tengah atas klasemen sementara Super Lig.

Statistik lima pertandingan terakhir mereka cukup meyakinkan, yakni meraih tiga kemenangan, dua hasil imbang, dan hanya satu kali menelan kekalahan. Perkembangan ini sejalan dengan perubahan formasi yang diterapkan sejak pekan ke-12.