INFOTERKINI.ID - Enea Bastianini berhasil mencuri perhatian publik setelah finis di posisi ketiga pada Sprint Race Grand Prix Amerika Serikat yang digelar di Austin, Texas. Pencapaian mengejutkan ini menjadi suntikan moral signifikan bagi pembalap asal Italia tersebut.

Keberhasilan Bastianini merengkuh podium tersebut sebagian besar ditopang oleh drama yang terjadi di lintasan, termasuk penalti yang diterima oleh pembalap lain. Ia menunjukkan performa yang relatif stabil sepanjang sepuluh putaran yang ditempuh dalam balapan singkat tersebut.

Dilansir dari autohebdof1.com, Bastianini memanfaatkan situasi dengan baik, terutama ketika beberapa rivalnya mengalami insiden jatuh atau menerima sanksi. Ini memberikan celah baginya untuk merangkak naik ke posisi terdepan.

Pencapaian di Circuit of The Americas ini terasa sangat melegakan bagi Bastianini menyusul dua seri sebelumnya yang dinilai sangat berat. Ia mengakui bahwa hasil di Austin ini melampaui ekspektasi awal tim KTM.

Mengenai performanya, Bastianini mengungkapkan rasa syukurnya atas hasil yang diraih di Texas. "Saya sangat senang bisa finis di podium; ini cukup tidak terduga setelah akhir pekan di Brasil dan Thailand! Di lintasan ini, kami menemukan kecepatan kembali," ujar Enea Bastianini.

Ia menambahkan bahwa pemilihan kompon ban belakang tipe normal terbukti menjadi kunci keberhasilan tim dalam bersaing di barisan depan. Meskipun mengakui ada sedikit unsur keberuntungan dari insiden pembalap lain, ia menekankan bahwa perjuangan untuk memperbaiki posisi telah dilakukan secara maksimal.

Sejak kepindahannya ke pabrikan Austria pada tahun 2025, Bastianini memang belum menunjukkan konsistensi performa yang diharapkan, terutama dibandingkan dengan masa baktinya bersama Ducati sebelumnya. Kesenjangan performa antara seri Brasil dan Austin menjadi indikator kesulitan teknis yang dihadapi KTM.

Menatap balapan utama yang dijadwalkan pada Minggu pukul 22.00 waktu Paris, Bastianini menyuarakan harapan agar pengembangan motor tidak hanya terpusat pada Pedro Acosta. Ia merasa memiliki potensi besar untuk bersaing di berbagai jenis sirkuit tertentu.

"Saya berharap KTM juga bisa bekerja untuk saya di masa depan karena saya pikir kami tidak terpaut jauh di beberapa sirkuit, meski sangat jauh di sirkuit lainnya," kata Bastianini menambahkan mengenai fokus pengembangan tim ke depannya.